Harga Ayam Potong di Inhil Meroket, Diduga Kartel Perusahaan Peternakan Mainkan Harga
TEMBILAHAN- Harga ayam potong di Kabupaten Indragiri Hilir terus meroket sejak pertengahan 2025 hingga Februari 2026. Kenaikan tajam tersebut merugikan masyarakat dan pedagang pelapak, serta berdampak pada tekanan inflasi daerah. Sejumlah kalangan menduga lonjakan harga dipicu oleh “permainan” kartel perusahaan peternakan ayam potong yang menguasai rantai distribusi.
Data harga menunjukkan tren kenaikan signifikan dalam delapan bulan terakhir. Pada Juli 2025, harga ayam potong berada di angka Rp33.000 per kilogram. Agustus naik menjadi Rp34.500, September Rp36.000, Oktober Rp36.500, dan sempat turun pada November ke Rp34.000. Namun pada Desember melonjak ke Rp40.000, Januari 2026 naik lagi menjadi Rp42.000, dan Februari 2026 menembus Rp47.500 per kilogram. Total kenaikan mencapai Rp14.500 per kilogram.
Pedagang pelapak di pasar Tembilahan, Herdianto (40), mengaku kenaikan harga membuat daya beli masyarakat melemah.
“Sekarang sudah Rp47.500 per kilo. Pembeli banyak yang mengurangi jumlah belanja. Kami juga ambil dari agen sudah tinggi, jadi tidak bisa menahan harga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Randa (40). Ia menyebut kondisi tersebut membuat pedagang berada dalam posisi sulit.
“Kalau harga terus naik, pembeli makin sepi. Risiko tidak habis terjual juga besar. Kami merugi,” katanya.
Lonjakan harga ayam potong dinilai turut memicu inflasi bahan pangan di daerah, mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Kenaikan beruntun sejak akhir 2025 hingga awal 2026 memunculkan dugaan adanya pengaturan pasokan di tingkat perusahaan peternakan besar yang menguasai pembibitan, pakan, hingga distribusi.
*DPRD Provinsi Riau Minta Pengawasan Ketat TPID*
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Kabupaten Indragiri Hilir, Andi Dharma Taufik, meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pengawasan menyeluruh terhadap rantai distribusi ayam potong.
“Kenaikan dari Rp33.000 menjadi Rp47.500 dalam waktu kurang dari setahun sangat signifikan. Jika ada dugaan kartel atau pengaturan pasokan, harus ditelusuri. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegasnya.
Ia juga mendorong Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengecek langsung ketersediaan stok di tingkat distributor dan rumah potong ayam, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran persaingan usaha.
Hingga berita ini diturunkan, harga ayam potong di sejumlah pasar di Indragiri Hilir masih bertahan di kisaran Rp47.500 per kilogram. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan melindungi daya beli masyarakat.**
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

