Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
Inhu-Diduga oknum yang mengatas namakan maneger PT Riden bernama Anggia putra Bungsu (Pohan) dan anak buahnya Nasib dan Andri Kades, Sungai Guntung Hilir, Selaku Kacung Pohan, serta Lecehkan Melayu dan memprovokasi masyarakat serta menakut-nakuti masyarakat dengan cara mengancam dan membuat Laporan Polisi, ada 15 orang masyarakat termasuk anak di bawah umur juga di laporkan tentang pencurian buah kelapa sawit yang di akui milik pribadi bosnya pohan, Rabu (22/04/2026).
O. K. Rozie Ahmad selaku Ketua Tameng Adat Kecamatan Rengat kota, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Marah dan kesal ketika Pohan Cs menghina melayu karena dianggap sukuisme, pada Senin (09/03/2026). melalui Pesan Singkat Whatsapp,"masak melayu mencuri, kata pohan, kemudian sedihnya lagi Anto selaku pemilik tengkulak kecil yang di mintak tolong oleh masyarakat sambil melihatkan buku kepemilikan kopersasi juga di fitnah membeli buah curian dari kebun yang di akui milik pribadi, Pohan melalui Pesan Singkat dan menyebarkan kemana-mana,"Jelas Ketua Tameng Adat yang akrab di sapa Oji.
Kemudian Ketua Tameng Adat menjelaskan bahwa masyarakat sebanyak15 orang dari Desa Sungai Guntung Hilir, Rengat, telah membuat pengaduan Kepada Lembaga Tameng Adat, dikarenakan masyarakat, tidak ada pembelaan dari Oknum desa bernama andri diduga mau mengambil hak masyarakat dan melaporkan masyarakat ke Polres Inhu melalui Dani adik kandungnya dan Nasib selaku kacung/pesuruh Pohan,"Jelas oji
Kemudian Lebih jauh Temenggung Rengat menjelaskan, selesai membuat pengaduan ke Lembaga adat masyarakat memintak lembaga Tameng Adat selaku orang tua di bumi melayu mendampingi, puluhan masyarakat Desa sungai Guntung hilir yang ingin kompak kecuali Keluarga oknum, Kades Andri dan perangkat desa yang sudah disogok Pohan Cs sebelum lebaran senilai Rp.5 juta itu tidak termasuk bulanan yang di kasih Pohan, itu hanya THR, masak masalah sedikit saja tidak diselesaikan, makanya jam 10 malam ini saya harus ke pekan baru, ada pertemuan ni, di PT RIDEN "Ungkap Datuk Oji seraya menunjukan video pengkuan pohan
Lebih jauh, Temengung Rengat Kota bertanya kepada pohan apakah ada bukti atau pajak yang disetorkan Ke Negara, Lalu di mana kantornya, agar masyarkat yang mau melaporkan permasalahan di lapangan mengetaui letak kantor di berada di Inhu, Terkait Lahan yang di akui pohan keseluruannya lahan itu mencapai 2400 hektar lebih, kemudian kenapa sekelas PT Riden yang memiliki 4 KSo bisa minjam uang ke peron kura-kura sebesar Rp.50juta,anehnya lagi selama 5 bulan kenapa kebun yang di panen baik itu buah TBS masak merah dan yang hijau mentah, kenapa tidak dirawat, lalu pohan menjelaskan nantik saya sampai kan ke kacung, saya bernama Nasib."Jelas Oji sambil menunjukan bukti video dan tertawa terbahak-bahak kepada awak media.
Disisi yang sama Miran selaku masyarakat yang juga mempunyai hak dan bisa di buktikan melalui buku koperasi juga di tuduh mencuri buah TBS Kelapa Sawit hal ini juga di sampaikan kepada awak Media, selama 7 tahun lebih masyarakat yang bergabung di koperasi yang bernama albarokah di Desa Sungai guntung Hilir tidak perna dilibatkan padahal,"saya dan keluarga saya memiliki buku kopersi," anehnya lagi hanya keluarganya kades Andri saja yang dilibatkan saat rapat, dikantor Desa sungai guntung hilir Kecamatan Rengat.
Lucuhnya lagi kok masyarakat sungai guntung hilir sejumlah 15 orang dilaporkan ke Polres Inhu, ada apa, padahal kami yang menanam dan juga ada memiliki buku koperasi, malahan kami tidak ada diganti rugi oleh pihak manapun,"Kata miran
Lebih jauh Miran menjelaskan masyarakat yang memiliki buku koperasi makanya sekarang masyarakat, Desa Sungai Guntung Hilir kompak untuk merawat dan memanen hasil perkebunan tersebut di berikan kepada mayarakat Sungai Guntung hilir,yang tidak atau kurang mampu berupa beras dan mengeluarkan hasil panen kepada pemanen serta akan merawat jalan keluar masuk buah TBS kelapa sawit,"Tegasnya
Terakhir Miran menyampaikan Desa Sungai Guntung Hilir memintak agar Pohan Cs tidak mengadu domba dan menuduh masyarakat mencuri dan kami berterima kasih kepada Pihak TNI dan Polri khusunya Inhu tidak terpancing atas isu-isu yang sudah di buat oleh oknum Desa dan Pohan CS, dikarenakan masyarakat sudah kompak dan saling mensuport walaupun Kepala Desa sendiri tidak mendukung,"tutupnya.
Disisi lain Oknum PT, Riden Bernama Anggia PUTERA BUNGSU atau yang akrab di sapa pohan berhasil di komfirmasi pada (Maret 07 2026) menjalaskan dirinya dikasih surat tugas oleh PT Riden sebagai maneger," Iya saya memang selaku manager PT Riden terkait isu peminjaman memang benar sebanyak 50 juta kepada Peron kura-kura, dengan cara menjanjikan penukaran buah TBS untuk masalah harga yang di berikan peron kura-kura buah mentah Rp.1500 perkilo dan buah masak seharga Rp. 2500 perkilo, "ungkap Pohan sambil menunjukan bukti perjanjian pinjaman kepada awak media.
Ketika ditanya kenapa buah hijau pun di panen, dan kenapa tidak dilakukan pemupukan atau perawatan terhadap kebun 35hektar!,"pohan menjawab, "itukan tugas kacung-kacung saya di lapangan bukan urusan saya, kemudian dua hari yang lalu saya juga memberikan uang kepada Kades sebesar Rp. 5juta untuk THR padahal belum lebaran ya kan, " Ungkap pohan sambil tertawa kepada wartawan sambil mengatakan kita berbagi kok,"Tutupnya**Hendra
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
DPRD Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Siswa SMPN 1 Tebing Tinggi, Bahas Perundungan hingga Beasiswa
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 21:10 WIB
GRANAT dan JMSI Kampar Matangkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Universitas Pahlawan
- Kampar
- 26 Oktober 2026 18:56 WIB
Pemprov Riau Perkuat Sinergi Perluasan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha
- Riau
- 26 Oktober 2026 14:08 WIB
Kapolres Pimpin Apel Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Keselamatan Berlalu Lintas Jadi Prioritas
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 13:27 WIB
KPU dan Bawaslu Sambangi Kemenag Kampar, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2029 Jadi Fokus
- Kampar
- 26 Oktober 2026 11:46 WIB
81 Tahun Menerangi Negeri, PLN UIP3B Sumatera Hadirkan Cahaya Baru bagi 81 Pasang Mata
- Nasional
- 25 Oktober 2026 15:51 WIB
Seorang Pria Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas Ditangkap Polsek Tebing tinggi
- Hukrim
- 25 Oktober 2026 09:24 WIB
Polres Pelalawan Amankan 1000 Liter Minyak Solar, Di Duga Di Timbun Ilegal Di Pangkalan Kuras
- Pelalawan
- 25 Oktober 2026 09:20 WIB
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Plt Gubri Dukung Pemerataan Akses Keuangan
- Riau
- 22 Oktober 2026 20:22 WIB

