Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Reteh - Di tengah luka yang masih menganga akibat amuk si jago merah di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, hadir uluran tangan penuh cinta dari anak bangsa. Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) se-Kabupaten Indragiri Hilir datang membawa harapan.
Bukan sekadar mengurusi piring-piring gizi bagi tunas bangsa di sekolah, mereka melangkah lebih jauh. Menembus batas tugas, merengkuh duka saudara sebangsa yang rumahnya luluh dilalap api beberapa waktu lalu.
Sebanyak 61 paket sembako diserahkan langsung kepada 61 kepala keluarga penyintas kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah. Setiap bungkusnya bukan hanya beras, minyak, dan gula, melainkan doa dan peluk hangat dari segenap Mitra SPPG se-Inhil.
Syahroni, salah satu perwakilan Mitra SPPG se-Inhil, menegaskan bahwa langkah ini adalah panggilan jiwa. Panggilan untuk membuktikan bahwa merah putih tidak hanya berkibar di tiang, tetapi juga mengalir di nadi kepedulian.
"Ini menjadi momentum bahwa Mitra SPPG se-Inhil bukan hanya mengurusi gizi bagi anak sekolah. Tetapi juga peduli dan terlibat dalam tugas kemanusiaan," ungkap Syahroni dengan mata berkaca.
Kehadiran mereka di Reteh adalah sumpah yang diikrarkan tanpa kata: bahwa tidak ada saudara yang dibiarkan berjuang sendiri ketika musibah datang menyapa. Dari Inhil, semangat gotong royong kembali ditegaskan sebagai napas Indonesia.
Bagi para korban, bantuan ini adalah semangat baru. Pengingat bahwa di balik puing dan arang, masih ada tangan-tangan tulus yang mengulurkan asa agar mereka bangkit kembali.
Mitra SPPG se-Inhil berharap, meski tak seberapa, paket sembako itu mampu meringankan beban, mengganjal lapar, dan meneguhkan hati para korban musibah kebakaran.
"Ada 61 paket sembako yang kita berikan untuk 61 KK yang terkena musibah kebakaran ini," pungkas Syahroni.
Dari Pulau Kijang, kita belajar bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan cinta. Bahwa di negeri ini, duka satu adalah duka semua, dan bangkitnya satu adalah bangkitnya kita bersama.(*)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

