Wabup Husni Sebut : Wakaf Hutan Sejalan Dengan Konsep Siak Kabupaten Hijau
Siak-Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, menggelar kegiatan Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Lingkungan, yang dilaksanakan di Aula (PLHUT) Kementerian Agama Siak, Jumat (9/5/2025).
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak yang di wakili oleh Wandi Utama mengatakan, Kabupaten Siak salah satu Kota Wakaf dari 4 Kabupaten / Kota se-Indonesia yang ditunjuk Kemenag RI. Sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam.
"Kegiatan ini memberikan pemahaman bagi para nazir wakaf, KUA, serta masyarakat, bagaimana manfaat wakaf hutan. Wakaf tidak hanya tanah saja, tapi ada wakaf tunai, uang yang sedang kita kembangkan. Dan kita mendorong adanya wakaf hutan,” sebut Wandi.
Sebagai informasi, untuk wakaf tanah di Kabupaten Siak, saat ini ada 1.223 Lokasi, dengan luas sekitar 3,8 juta Meter persegi. Akan tetapi baru sekitar 240 lokasi bersertifikat.
"Dari 3,8 juta meter persegi luas wakaf tanah di Kabupaten Siak tersebut, terbagi beberapa penggunaannya. Diantaranya 52 pesen sebagai sarana masjid dan Musala, kemudian 20 persen sebagai sarana pendidikan, 15 persen untuk sarana pemakaman, 8 persen di peruntukan sarana perkebunan dan pertanian, dan 5 persen sarana fasilitas umum,” jelasnya.
Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Riau Mas Jekki Amri menjelaskan bahwa kegiatan Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam di Kabupaten Siak ini, merupakan pertama kalinya dilaksanakan.
"Program Hutan Wakaf, bagian dari Konsep wakaf yang bisa menjadi instrumen dalam mendukung Pelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, kami berharap Pemda, agar nantinya ada tanah wakaf yang bisa dijadikan sebagai Hutan Produktif,” pinta perwakilan Kemenag Riau itu.
Mas Jekki Amri juga menghimbau kepada para nazir wakaf di Kabupaten Siak, dengan adanya Program wakaf hutan ini, masyarakat bisa berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan, dan juga berdampak pada peningkatan ekonomi jika dikelola dengan baik.
"Hutan wakaf juga turut berperan dalam menjaga kestabilan iklim secara mikro, melestarikan keanekaragaman hayati, konservasi air, dan mencegah bencana alam,” terangnya.
Wakil Bupati Siak Husni Merza turut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Roadshow Kampanye Kajian Ekoteologi dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam di Kabupaten Siak.
"Alhamdulillah, salah satu tujuan dari Program Wakaf Hutan dalam menjaga Kelestarian Alam maupun lingkungan. ini, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam melestarikan lingkungan dengan konsep Siak Kabupaten Hijau,” ucap Husni.
Lebih kurang 50 persen dari luas wilayah Kabupaten Siak, merupakan hutan gambut. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak komitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan melalui roadmap Siak Hijau.
"Kita terus melakukan pembangunan di daerah, namun lingkungan dan hutan tetap terjaga. Karena menjaga hutan merupakan suatu kewajiban dan hutan ini, warisan bagi anak cucu kita dimasa yang akan datang. Inf/ Jhony
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

