Tape Ketan Merah Uni Tembilahan, Harus Kamu Coba
Tapai atau tape adalah kudapan yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan pangan berkarbohidrat sebagai substrat oleh ragi. Di Indonesia dan negara-negara tetangganya, substrat ini biasanya beras ketan dan umbi singkong.
Namun di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir menggunakan ketan merah. Mungkin sebagian kamu masih awam dengan makan satu ini. Selain tapai ketan yang berwarna hijau dan tape ubi. Ternyata ada tape ketan merah yang dijual oleh pedagang di Tembilahan.
Menurut Uni, penjual Tape mengatakan, Tape ketan merah merupakan makan fermentasi dengan citra rasa manis dan asam, berbeda dengan tape lainnya, tape ketan merah disajikan berkuah.
Dikatakan, Uni Untuk seporsi tape ketan merah dibandrol Rp 5 rb per bungkus. "Satu bungkusnya 5 ribu rupiah," sebut uni.
Diungkapkan Uni, sehari ia bisa menjual 2 Kg tapai ketan merah. Sementara itu untuk proses pembuatannya, ketan merah dimasak hingga matang. Lalu di dingginkan untuk selanjutnya diberi ragi sebagai proses fermentasi.
"Di fermentasi selama 3-4 hari, aromanya akan berubah keasaman dan manis, itu sudah selesai siap untuk disajikan," kata Uni.
Ayok, bagi kamu yang masih bingung dengan rasa tape ketan merah bisa dibeli di depan pasar pagi Tembilahan. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
