Ratusan Massa Dari DPD KNPI Pekanbaru Kepung Mapolda Riau
Pekanbaru - Tuntut keadilan terhadap penganiayaan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia,(KNPI) Rumbai Timur, Aditya Permana, ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah, (DPD) KNPI Pekanbaru, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Riau, Kamis (20/11).
Sempat terjadi ketegangan saat massa akan bergerak menuju depan pintu masuk Mapolda Riau, yang sempat di halangi oleh petugas yang mengawal aksi tersebut.
Namun melalui perdebatan yang alot, akhirnya seluruh massa aksi yang hadir di izinkan untuk menyampaikan orasinya, didepan pintu masuk Mapolda Riau.
Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, DPD KNPI Pekanbaru, Gusti Perdamaian Nasution menegaskan, ada kejanggalan terhadap kasus penganiayaan yang di lakukan, karena sangat lambat di proses.
"Ini ada apa? Kami menuntut Kapolda Riau, untuk mengambil sikap dalam memberantas aksi premanisme di Kota Pekanbaru, agar tidak lagi terjadi di kemudian hari, " katanya.
Dirinya juga meminta aparat penegak hukum, terutama pihak kepolisian agar dapat segera bertindak, dan menangkap para pelaku yang saat ini masih melenggang bebas.
"Sahabat kami sudah kritis di keroyok, tapi kenapa penanganan kasus ini sangat lambat. Padahal, kasus ini juga sangat mencemaskan masyarakat, dengan aksi premanisme yang di lakukan pelaku, " tambahnya lagi.
Pamenwas Polda Riau, AKBP Boy Azhar, yang menerima langsung massa aksi mengaku, sudah menindak lanjuti tuntutan para massa aksi, dan menyampaikan ini kepada pimpinan.
"Aspirasi sudah kami tindak lanjuti dan sampaikan kepada pihak pimpinan. Kami pastikan akan segera kami tidak lanjuti, sesuai dengan proses hukum yang berlaku, " terangnya.
Boy juga menyampaikan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru, agar segera menuntaskan persoalan ini, dan sudah dalam proses hukum.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru. karena dari informasi yang kami peroleh, kasus hukumnya masih berjalan, dan masih berproses, " tutupnya.
Usai menyerahkan poin tuntutan kepada perwakilan Polda Riau, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Massa aksi berjanji akan menggelar aksi yang lebih besar, jika tuntutan mereka tidak do tindak lanjuti. (Die)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

