Program EA PLN Sukses Dukung Produktivitas Ribuan Petani di Ratusan Lokasi
Jakarta- Sepanjang tahun 2020 hingga 2023, PT PLN (Persero) berhasil merealisasikan program electrifying agriculture (EA) yang di manfaatkan 6.167 petani di 197 lokasi dalam upayanya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia. Upaya tersebut telah membawa dampak signifikan pada hasil panen dan pendapatan para petani.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, program electrifying agriculture merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung para petani dan pengusaha di bidang agrikultur menjadi lebih maju dan modern dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya operasional.
”Melalui program ini PLN berupaya menciptakan Creating Shared Value bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dengan berbagai inovasi teknologi kelistrikan. Program ini juga mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ucap Darmawan di Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Darmawan menuturkan, sebanyak 197 program electrifying agriculture yang telah dijalankan PLN saat ini. Ada pun bantuan yang diberikan berupa alat dan infrastruktur serta pendampingan terkait electrifying agriculture baik sebelum panen atau pengolahan produk pascapanen.
Program ini berhasil menyerap sebanyak 3.121 tenaga kerja, di sektor pertanian dengan akumulasi pendapatan sebesar Rp3,2 miliar. Selanjutnya berhasil meningkatkan waktu panen rata-rata sekitar 30 hari, menghasilkan produksi panen sebanyak 21.843 Ton, dan berhasil memanfaatkan lahan pertanian seluas 1.654.405 Hektar.
”Selain itu, program ini juga sukses menghemat konsumsi BBM guna menekan emisi karbon dari sektor pertanian. Lalu, pelanggan electrifying agriculture kami meningkat menjadi 16.493 pelanggan dengan konsumsi listrik sebesar 54.197.723 kWh,” tambah Darmawan.
Darmawan juga menjelaskan, bahwa program ini sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) yang dijalankan PLN. Inovasi ini berhasil meningkatkan produktivitas dan menghasilkan efisiensi operasional di tengah lahan yang semakin terbatas, sekaligus menjaga lingkungan dari polusi. Sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja.
”PLN menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan dan modern untuk semua. Kita juga ingin mengurai kemiskinan di Indonesia dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan tentu mengamankan ketahanan pangan dengan gizi yang sehat,” tutup Darmawan. Advertorial
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
