PLN Cetak Sejarah: Penggantian Lightning Arrester Tanpa Padam Pertama di Sumatra
Ogan Ilir– PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera berhasil mencetak sejarah dengan melakukan penggantian Lightning Arrester (LA) tanpa pemadaman listrik (online) untuk pertama kalinya di Sumatra. Pekerjaan ini dilakukan pada Bay Penghantar 150 kV Keramasan #1 di Gardu Induk (GI) Simpang Tiga dan berlangsung selama tiga hari, dari Sabtu (24/05) hingga Senin (26/05).
LA merupakan perangkat proteksi penting dalam sistem tenaga listrik yang berfungsi melindungi peralatan utama seperti transformator dan pemutus daya dari lonjakan tegangan akibat petir. Penggantian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keandalan dan kontinuitas pasokan listrik di wilayah Sumatra.
Guna menjaga kondisi sistem tanpa pemadaman, pekerjaan dilakukan menggunakan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Meski penuh risiko, pekerjaan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan operasional, mencerminkan komitmen PLN dalam menjaga layanan prima kepada pelanggan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas unit yang dikoordinasikan oleh PLN UPT Baturaja selaku pengelola GI Simpang Tiga. Tim PDKB yang terlibat berasal dari UPT Jambi, UPT Padang, UPT Tanjung Karang, UPT Bengkulu, UPT Palembang, serta UPT Bandung. Khususnya, UPT Bandung turut berperan sebagai tim supervisi teknis berbekal pengalaman serupa sebelumnya.
Manager PLN UPT Baturaja, Sugandhi, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan ini.
“Kami bangga atas semangat kolaborasi yang ditunjukkan seluruh tim. Ini membuktikan bahwa pekerjaan bertegangan tinggi dapat dilakukan dengan aman, andal, dan tanpa mengganggu pelayanan pelanggan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Manager PDKB Sistem Transmisi 2 PLN UIP3B Sumatera, Ferri Padli, juga menegaskan pentingnya pencapaian ini.
“Ini merupakan penggantian LA pertama di Sumatra yang dilakukan secara PDKB. Hasilnya sangat memuaskan dan jadi bukti kemampuan teknis PLN dalam menjawab tantangan sistem kelistrikan,” tuturnya.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, turut mengapresiasi keberhasilan tim.
“Keberhasilan ini mencerminkan kesiapan teknis, kedisiplinan, dan sinergi luar biasa antartim. PLN akan terus mendorong inovasi pemeliharaan sistem transmisi yang tidak mengganggu kenyamanan pelanggan. Ini adalah standar baru di Sumatra,” ungkapnya.
Pekerjaan ini juga dipantau langsung oleh Assistant Manager PDKB PLN UIP3B Sumatera dan Assistant Manager PDKB PLN UPT Baturaja untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan dan teknis berjalan dengan baik.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan menjadi referensi bagi unit-unit lain di Sumatra dalam melaksanakan pekerjaan PDKB sejenis. Dengan meningkatnya kompetensi personel, PLN terus memperkuat kapasitas internal demi menjamin keandalan pasokan listrik nasional. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
