Dukung Komunitas Disabilitas, PLN Kembangkan Program Batik Canting Riau
Pekanbaru - Dunia kerja saat ini menerapkan kriteria untuk memiliki keterampilan dan juga pengalaman yang baik, terutama masyarakat umum yang dituntut untuk menempuh pendidikan yang tinggi dan jam terbang yang mumpuni agar bisa masuk ke perusahan yang di inginkan atau membuka peluang usaha sendiri dengan keterampilan tertentu sehingga dapat menjalin kehidupan yang sejahtera. Hal tersebutlah yang membuat anak-anak disabilitas juga ingin bersaing dengan anak lain pada umumnya, khususnya bersaing dalam bidang keterampilan dan pendidikan.
Berangkat dari hal tersebut, PLN UPT Pekanbaru mendukung anak-anak disabilitas dengan memberikan bantuan program keterampilan khusus membatik yang bertujuan agar anak-anak disabilitas tersebut dapat mengembangkan serta meningkatkan keterampilannya, khususnya di bidang membatik.
Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terhadap masyarakat, PLN UPT Pekanbaru terus berkomitmen untuk mendukung program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Salah satunya melalui program Batik Canting Riau yang dimiliki komunitas disabilitas Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Pekanbaru yang telah diresmikan pada Jumat (20/12).
Bantuan pengembangan usaha Batik Canting Riau ini diharapan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana Batik Canting Riau sehingga berdampak kepada peningkatan kegiatan usaha yang dikelola serta meningkatkan lapangan pekerjaan terutama untuk kaum disabilitas.
Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra, menyatakan program ini merupakan bentuk kepedulian PLN dalam mendukung kegiatan positif untuk mengembangkan keterampilan penyandang disabilitas, khususnya adik-adik yang bersekolah di SLBN Pembina Pekanbaru ini.
"Semoga program ini terus berkesinambungan dan terus berkembang. Kami juga berharap kepeda masyarakat agar terus bersama mendukung program-program yang mendukung inklusivitas, sehingga kaum disabilitas dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi," ujar Andri.
Dalam peresmian tersebut, turut hadir Kepala Dinas PKPLK, Kepala Dinas UKM, Camat Tenayan Raya, serta Lurah Rejosari, yang turut mengapresiasi bantuan yang diberikan, sebagai salah satu usaha yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian para siswa diabilitas.
Mitra PLN dalam pendapingan program Batik Cantik Riau ini, Dobi Umbara yang merupakan Koordinator Baitulmal Muamalat, menyatakan bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas materil saja. Selama program berjalan akan dilakukan pembinaan hingga pendampingan pemasaran sehingga proses batik hingga penjualan terus berotasi dengan baik dan berkembang.
Kepala Sekolah SLBN Pembina Pekanbaru, Eko, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada siswa-siswa SLBN Pembina Pekanbaru.
"Salah satu produk unggulan SLBN Pembina Pekanbaru yaitu Batik Canting Riau, hasil dari produksi alumni dan peserta didik yang telah banyak di minati oleh instansi-instansi Pemerintah, Kementrian dan masyarakat luas, yang mana Batik Canting Riau hari ini juga akan menjadi sekolah binaan PT PLN (Persero) UPT Pekanbaru, maka dari itu kami bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih dengan program sekolah binaan ini,” tutup Eko.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Daniel Eliawardhana, menyampaikan bahwa program Batik Canting Riau merupakan salah satu wujud nyata dari program TJSL yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-8, yaitu "Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi."
"Kami berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan komunitas disabilitas melalui pengembangan keterampilan dan peluang usaha yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup kaum disabilitas, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang inklusif," ujar Daniel.
"Dengan menciptakan lapangan kerja bagi komunitas disabilitas, kita dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mengurangi kesenjangan sosial," tutup Daniel. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
