Ada 6 Varian, Peyek Bunda Nabil Dimonitoring Diskop UKM Inhil
Ada banyak varian rasa yang dijual oleh Usaha Kecil Menengah (Ukm) Peyek Bunda Nabil di jalan JI. Gerilya parit. 8 Tembilahan. Pemasarannya meski hanya di dalam kota Tembilahan saja namun laris manis di beli konsumen.
Adapun olahan peyek seperti kacang hijau, teri, Papai (udang kering), kacang tanah, kacang kedelai, serta adapun seperti mix kacang dan teri, dengan omset perbulan 4 sampai 5jt, 1 minggu 2 box untuk olahan, perhari 10 bungkus sekitar 5kg dengan Harga 10 sampai 40 ribu, dan mix teri kacang 100 ribu, untuk
peningkatan sendiri biasa seperti pada saat lebaran penjualan meningkat.
Dinas Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Indragiri Hilir memonitoring Usaha Mikro Kecil Menengah binaan yakni Peyek Bunda Nabil di jalan JI. Gerilya parit. 8 Tembilahan.
Kadis Koperasi melalui Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Hj Sri Wahyuni menuturkan bahwa tujuan dari monitoring ini ialah untuk melakukan pemantauan dan sekaligus pembinaan langsung kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Inhil.
"Pelaksanaan Monitoring ini bertujuan untuk mendampingi atau memberikan Pembinaan kepada pelaku UMKM dan Koperasi. Untuk itu, kami berharap para pelaku usaha agar selalu menjaga kebersihan produk-produk yang di pasar ke masyarakat," kata Sri Wahyuni.
Pemilik Peyek Bunda Nabil, Miranti Batu Bara menuturkan bahwa sejak dibantu oleh pemerintah melalui Dinas Koperasi, umkm miliknya semakin berkembang dan menjadi salah satu tempat untuk berburu oleh-oleh bagi para pengunjung yang datang ke Kabupaten Inhil.
"Usaha ini sudah saya geluti sejak 4 tahun dan peyek bunda Nabil ini telah memiliki sertifikat halal dan juga NIB yang dibantu oleh Dinas Koperasi dan UKM Inhil," ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Koperasi Inhil yang telah memberikan bantuan sehingga UMKM ini semakin lebih baik lagi.
Pemasaran Peyek Bunda Nabil mengikuti perkembangan zaman seperti online atau melalui medsos (Facebook, WhatsApp) dan sudah ada di swalayan-swalayan, atau bisa menghubungi nomor 082360523255. (Advertorial)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
