PSPS Pekanbaru Wajib Menang Atas Persiraja Demi Hindari Zona Degradasi
PEKANBARU — Petang ini, Sabtu (8/11), PSPS Pekanbaru akan menjalani laga terakhir putaran pertama Liga 2 Pegadaian. Menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, pertandingan ini menjadi ujian penting bagi pelatih Aji Santoso untuk membawa PSPS menjauh dari zona degradasi dan naik ke papan tengah klasemen.
Kekalahan telak 7-3 dari Adhyaksa FC Banten pada laga sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi skuad Askar Bertuah. Aji menegaskan, seluruh pemain harus tampil maksimal jika tidak ingin terjerembap ke jurang degradasi. Lini pertahanan menjadi sorotan utama, mengingat dari delapan laga yang telah dijalani, kesalahan individu pemain kerap menjadi penyebab kekalahan PSPS.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan. Jika mampu mengamankan tiga poin dari Persiraja, PSPS berpeluang naik ke posisi lima atau enam klasemen. Saat ini, PSPS berada di peringkat delapan dengan koleksi 9 poin, sementara Persiraja berada di posisi enam dengan 11 poin. Kemenangan akan membuat PSPS menutup putaran pertama Liga 2 di posisi enam.
“Kita tidak ada pilihan lain. Kita harus berusaha maksimal dan wajib mendapatkan poin penuh saat menghadapi Persiraja,” tegas Aji Santoso.
Ia mengungkapkan bahwa lini belakang PSPS masih menjadi titik terlemah, terutama dalam duel satu lawan satu. Pada laga melawan Adhyaksa FC, para pemain belakang kerap kalah cepat dalam duel dengan striker lawan. Masalah tersebut kini sudah diantisipasi dengan fokus latihan yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan duel individu.
“Evaluasi sudah kita perbaiki, terutama kekuatan pemain dalam duel satu lawan satu. Kesalahan stopper yang tidak mampu mengimbangi kecepatan striker lawan sudah kita antisipasi,” tambahnya.
Aji juga berharap dukungan penuh suporter di laga kandang ini bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain. “Mudah-mudahan, dengan bermain di kandang, masyarakat dan suporter merestui tiga poin. Kami akan berusaha maksimal mewujudkan itu,” ujarnya.
Untuk diketahui, sepanjang putaran pertama Liga 2 Pegadaian, PSPS baru mengumpulkan 9 poin dari dua kemenangan, dua hasil seri, dan empat kekalahan. Tim ini juga telah tiga kali berganti pelatih, mulai dari duet Dirtek Kurniawan Dwi Julianto dan Ilham Ramadhon, kemudian caretaker Ibnu Grahan, hingga akhirnya kembali mempercayakan tongkat kepelatihan kepada Aji Santoso untuk menahkodai Askar Bertuah. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
