Pekerja Tambang Emas Ilegal Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor
PEKANBARU - Kegiatan penambang emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau kembali menelan korban. Deni Murdani (30), penambang ilegal tewas akibat tanah penambangannya mengalami longsor.
"Korban sempat hilang kemarin dan akhirnya ditemukan tewas pada hari ini," ujar Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Sugito melalui keterangan tertulis, Kamis (14/9/ 2023).
Pangucap menjelaskan korban merupakan warga Desa Munsalo Kopah, Kuantan Tengah, melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin. Daerah Kuansing memang dikenal sebagai lokasi penambangan emas tanpa izin.
Saat korban bersama 3 rekannya sedang melakukan penggalian tambang emas, tiba-tiba saja tebing tanah bekas galian aktivitas (PETI) tarsebut longsor.
Tak ayal, longsoran tanah langsung menimpa korban. Dia tenggelam ditimbunan tanah tersebut, tetapi teman-temannya selamat dari situasi itu.
"Korbannya hanya satu, dia hilang tertimbun tanah longsor. Sempat kita cari kemarin, dan baru ditemukan pagi sekitar jam 9 ditemukan," ucap Pangucap.
Setelah menerima laporan, Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Tengah, BPBD dan Satpol PP bersama warga mencoba untuk mencari dan mengevakusi korban. Bahkan tim Basarnas juga ikut mencari korban.
Tapi akses jalan dan lokasi yang rawan longsor dan sudah malam dihentikan sementara pencarian. Kemudian, pagi harinya tim gabungan kembali melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban.
"Untuk korban yang selamat sedang dicek anggota," jelas Pangucap.
Sebelumnya seorang warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, yang diketahui bernama Hamidi (56), Selasa (19/1/2016) lalu ditemukan tewas.
Saat itu Hamidi sedang bekerja menambang emas secara ilegal di aliran Sungai Batang Kuantan. Lokasi kejadian tepatnya di Desa Sitorajo, Kari Kecamatan Kuantan Tengah. Korban tewas diduga akibat tertimpa longsoran tanah saat menyelam.
Polisi menyebut korban tewas saat sedang bekerja di salah satu rakit PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) milik Yendri warga Desa Luai, Kecamatan Kuantan Mudik. Nurdin
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
