Laporan Dugaan Penyelewengan PMT Masuk Tipidkor Polres, Inspektorat Kampar Mengaku Belum Ada Koordinasi
BANGKINANG– Penanganan laporan dugaan penyelewengan dana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita di Puskesmas Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, hingga kini masih berada pada tahap awal dan belum sepenuhnya berkoordinasi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar, Rainol DS, mengakui pihaknya belum menerima koordinasi resmi dari Satuan Reserse Kriminal maupun Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kampar terkait laporan tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima informasi atau koordinasi resmi dari Sat Reskrim maupun Kanit Tipikor Polres Kampar,” kata Rainol kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).
Rainol menjelaskan, setelah adanya konfirmasi dari wartawan, Inspektorat Kampar akan segera berkoordinasi dengan Unit Tipikor Polres Kampar untuk menindaklanjuti laporan dugaan tersebut. Hal ini sekaligus menanggapi pernyataan Kasat Reskrim dan Kanit Tipikor Polres Kampar yang sebelumnya menyebutkan bahwa laporan sedang dalam proses dan diaudit Inspektorat.
“Terkait laporan di Tipikor, kalau sudah dikonfirmasi tentu akan dilakukan koordinasi. Namun hingga kini belum ada penyampaian secara resmi kepada kami,” ujarnya.
Ia menegaskan, Inspektorat akan terlebih dahulu melakukan klarifikasi kepada pihak terkait. Jika dalam proses telaah ditemukan indikasi pelanggaran, Inspektorat akan melakukan pemeriksaan khusus (riksus).
“Kalau ada indikasi dari hasil telaah, kami lakukan pemeriksaan khusus. Kalau tidak ada indikasi, maka akan diserahkan ke dinas teknis untuk ditindaklanjuti,” jelas Rainol.
Sebelumnya, pada Senin (5/1/2026), Pewarta mengonfirmasi langsung Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala dan Kanit Tipikor Ipda Roy Sandi di lingkungan DPRD Kampar. Gian menyebutkan laporan dugaan penyelewengan PMT tersebut masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).
“Kasus ini masih pulbaket dan dilakukan audit oleh Inspektorat. Apabila ada temuan dan dikembalikan, maka pidana bisa gugur sesuai dengan undang-undang,” kata Gian saat itu.
Dugaan penyelewengan ini pertama kali mencuat dari informasi tokoh masyarakat yang menyebut adanya laporan ke Polres Kampar terkait penggunaan dana PMT balita di Puskesmas Pandau Jaya. Dalam pemberitaan Resonansi.co pada 18 Desember 2025, Kanit Tipikor Ipda Roy Sandi mengakui bahwa laporan tersebut memang masuk ke Tipikor Polres Kampar.
“Masih sebatas klarifikasi dan permintaan keterangan. Polres sedang mengumpulkan bahan dan dokumen,” ujar Roy saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (12/12/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr Asmara Fitrah Abadi, juga membenarkan bahwa pihaknya pernah menindaklanjuti laporan terkait pelaksanaan PMT di Puskesmas Pandau Jaya. Ia mengaku bersama Sekretaris Dinas Kesehatan pernah turun langsung ke lokasi dan memanggil Kepala Puskesmas berinisial ES ke kantor dinas.
Namun saat kunjungan ke puskesmas pada 2024 lalu, Kadiskes mengaku tidak bertemu dengan yang bersangkutan. “Sekali saya ke situ, tapi yang bersangkutan tidak ada di kantor,” ujarnya.
Dokter Ifi, sapaan akrabnya, juga mengungkapkan bahwa arahan dari dinas kerap tidak diindahkan. “Kami saja tidak didengarkan, bagaimana lagi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa sejak awal Dinas Kesehatan telah mengingatkan seluruh puskesmas agar pengelolaan dana PMT harus berpedoman pada petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku. “Kami sudah ingatkan, jangan berdasarkan asumsi, tapi berdasarkan regulasi,” tegasnya.
Bahkan, menurutnya, terdapat laporan bahwa makanan yang diberikan kepada balita berupa jajanan pasar dengan kandungan gizi minim. Padahal, anggaran PMT mencapai Rp16 ribu per anak per hari yang seharusnya digunakan untuk makanan bergizi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Puskesmas Pandau Jaya ES belum memberikan klarifikasi. Permohonan konfirmasi telah disampaikan melalui pesan WhatsApp sejak Jumat (12/12/2025), namun belum mendapat respons. HP
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
KPU dan Bawaslu Sambangi Kemenag Kampar, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2029 Jadi Fokus
- Kampar
- 26 Oktober 2026 11:46 WIB
81 Tahun Menerangi Negeri, PLN UIP3B Sumatera Hadirkan Cahaya Baru bagi 81 Pasang Mata
- Nasional
- 25 Oktober 2026 15:51 WIB
Seorang Pria Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas Ditangkap Polsek Tebing tinggi
- Hukrim
- 25 Oktober 2026 09:24 WIB
Polres Pelalawan Amankan 1000 Liter Minyak Solar, Di Duga Di Timbun Ilegal Di Pangkalan Kuras
- Pelalawan
- 25 Oktober 2026 09:20 WIB
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Plt Gubri Dukung Pemerataan Akses Keuangan
- Riau
- 22 Oktober 2026 20:22 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB

