Ketua DPRD Riau Usulkan Sistem Reward dan Punishment
PEKANBARU -- Ketua DPRD Riau Kaderismanto mengusulkan penerapan sistem pemberian hadiah dan hukuman (reward dan punishment) bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Usulan ini disampaikan kepada Gubernur Riau, Abdul Wahid, sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja OPD dan mengatasi defisit anggaran APBD 2025 yang mencapai Rp2,21 triliun.
Kaderismanto, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mendorong OPD bekerja lebih optimal, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, mekanisme ini akan memberikan penghargaan bagi OPD yang berhasil mencapai target, sementara OPD yang gagal memenuhi target akan dikenakan sanksi.
"Contohnya, jika target tercapai, OPD tersebut bisa diberikan insentif seperti penambahan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Sebaliknya, jika target tidak terpenuhi, TPP mereka akan dipotong," ujar Kaderismanto belum lama ini.
Kaderismanto, yang juga merupakan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menegaskan bahwa sistem ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi OPD untuk bekerja lebih keras dan efisien.
"TPP yang besar tetapi hasilnya minim itu tidak adil. Harus ada mekanisme yang jelas, siapa yang bekerja keras mendapat penghargaan, dan yang tidak mencapai target harus menerima konsekuensinya," tegasnya. Advertorial
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
