Jembatan Rusak Lubuk Agung Disorot, Tim Asesmen Polda Riau Turun Langsung ke Lokasi
KAMPAR- Jembatan penghubung antar dusun di Desa Lubuk Agung, Kecamatan XIII Koto Kampar, yang selama ini dikeluhkan warga karena rusak dan membahayakan keselamatan, akhirnya mendapat perhatian serius.
Tim Asesmen Polda Riau turun langsung ke lokasi, Rabu (14/1/2026) siang, untuk meninjau rencana renovasi jembatan vital yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat setempat.
Peninjauan dipimpin oleh Kaur Lip Produk Bid Humas Polda Riau Kompol Rifendi. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi jembatan yang mengalami kerusakan sedang dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Sejumlah pihak turut hadir dalam peninjauan tersebut, di antaranya Kasi Log Sat Brimobda Riau AKP Sahawaludin, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Edi Candra, Kanit Tipikor Polres Kampar Ipda Roy Sandi, Kanit Samapta Polsek XIII Koto Kampar Iptu Mus Mulyadi, tim teknis PT 1011 Bandung, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Agung Aipda Ario Resmono, Kepala Desa Lubuk Agung Hairiyono, serta perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Kampar.
Jembatan yang berada di RT 001 RW 001 Dusun I Desa Lubuk Agung tersebut merupakan akses penghubung antara Dusun I Lubuk Agung dan Dusun IV Desa Ranah Sungkai.
Keberadaan jembatan ini dinilai strategis karena berada di dekat fasilitas umum seperti Masjid At-Taqwa, sekolah dasar, serta akses menuju objek wisata religi Makam Syekh Abdul Gani.
Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Edi Candra mengatakan, peninjauan langsung tersebut penting untuk memastikan proses perencanaan perbaikan dapat segera direalisasikan.
“Jembatan ini merupakan akses vital masyarakat. Dengan pengecekan langsung dari tim asesmen Polda Riau dan instansi terkait, kami berharap proses perencanaan hingga perbaikannya dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” kata Edi Candra.
Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif serta mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Sementara itu, tim teknis dari PT 1011 Bandung merekomendasikan penggantian lantai jembatan yang sebelumnya menggunakan material kayu dengan lantai besi plat guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan jembatan.
"Tim juga melakukan pengukuran serta perhitungan kebutuhan anggaran perbaikan," tukasnya. REZA
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
