Insiden Bom di SMAN 72 Jakarta, Komisi V DPRD Riau Minta Pengawasan Sekolah Diperketat
PEKANBARU — Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, H Abdul Kasim SH, meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap seluruh sekolah di Riau sebagai respons atas insiden ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan agar lebih sigap dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah.
H Abdul Kasim menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terjadi di Riau. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan segera mengambil langkah konkret, baik dari sisi pengawasan maupun penguatan pembinaan siswa.
“Kejadian di SMA 72 Jakarta hendaknya menjadi pelajaran bersama. Kita tidak ingin peristiwa seperti itu terjadi di Riau. Karena itu, saya meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk memperkuat pengawasan, terutama di sekolah-sekolah menengah atas,” ujarnya, Jumat (8/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa keamanan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah atau guru, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat sekitar. Menurutnya, lingkungan pendidikan yang aman harus diciptakan melalui kolaborasi antara berbagai pihak.
“Keamanan dan ketertiban sekolah harus menjadi perhatian bersama. Kami mengajak seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat sekitar sekolah untuk aktif menjaga dan melaporkan bila ada hal-hal mencurigakan,” katanya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi V yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, Abdul Kasim juga menekankan pentingnya pembinaan karakter siswa. Ia menilai pembentukan moral dan perilaku bertanggung jawab merupakan bagian penting dari pendidikan untuk mencegah tindakan destruktif dan perilaku berisiko.
“Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan moral dan tanggung jawab sosial. Karena itu, peran pembinaan dan pengawasan harus berjalan seimbang,” tegas politisi PKS tersebut.
Ia berharap, melalui pengawasan yang lebih ketat dan pembinaan yang lebih kuat, seluruh sekolah di Riau dapat terus menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi peserta didik. (advertorial)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
