Inflasi Kampar Turun ke 3,23 Persen, Pemkab Perkuat Strategi Ekonomi dan Dukung Program Nasional
BANGKINANG KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama melalui pengendalian inflasi dan dukungan terhadap program prioritas nasional.
Hal ini disampaikan usai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar, Muhammad, M.Si., mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual dari Ruang Media Center, Gedung Asisten II, Senin (06/04/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, optimalisasi anggaran, serta percepatan program strategis nasional.
Selain pengendalian inflasi, rapat juga membahas Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawas Obat dan Makanan, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar per 1 April 2026, inflasi tahunan (year on year) Kampar pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,23 persen. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 5,14 persen.
Sementara itu, secara bulanan (month to month), terjadi deflasi sebesar -0,23 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,03 persen, terutama dari komoditas angkutan antar kota.
Penurunan inflasi ini tidak terlepas dari langkah konkret Pemkab Kampar dalam menjaga stabilitas harga, seperti pelaksanaan pasar murah serta pengawasan distribusi dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Usai mengikuti Rakor, Asisten II Setda Kampar Muhammad menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah sekaligus mendukung program nasional.
“Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk memastikan pengendalian inflasi di Kampar tetap terjaga. Ini penting agar daya beli masyarakat tetap stabil dan ekonomi daerah terus tumbuh,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab Kampar dalam mendukung program pemerintah pusat, termasuk optimalisasi DAK Non Fisik sektor kesehatan dan percepatan Program 3 Juta Rumah.
“Pemkab Kampar siap memberikan dukungan administratif maupun operasional sesuai regulasi, baik dalam penyerapan anggaran kesehatan maupun dalam memfasilitasi program perumahan nasional,” tukasnya. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
