Gelanggang Gasing Osa Pike di Belakang Padang Resmi Dibuka, Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Melayu
Batam, Resonansi.co – 4 April 2026
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) secara resmi meresmikan Gelanggang Gasing Osa Pike yang berlokasi di Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (4/4/2026). Fasilitas olahraga tradisional ini memiliki nilai filosofis tinggi karena berdiri secara swadaya di halaman rumah warga sebagai bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap budaya Melayu.
Peresmian gelanggang tersebut menjadi langkah strategis dalam melestarikan permainan tradisional gasing di tengah maraknya permainan digital yang kini mendominasi keseharian generasi muda.
Mengawali sambutannya, Kadispora Kota Batam, Zulkarnain HN., S.S.T, menyampaikan salam hangat serta penghargaan setinggi-tingginya dari Walikota Batam, Bapak Dr. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si, dan Wakil Walikota Batam, Ibu Li Claudia Chandra, atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Bapak Walikota dan Ibu Wakil Walikota menitipkan pesan agar kita terus memperkuat kolaborasi dan sinergi antara stakeholder—mulai dari pemerintah melalui Dispora, masyarakat, hingga dunia usaha. Kerja sama ini adalah kunci untuk menuju prestasi dan menjaga kelestarian Inorga Gasing sebagai olahraga tradisional Melayu yang patut kita perkenalkan ke tingkat dunia," ujar Zulkarnain menyampaikan amanat pimpinan.
Kadispora Kota Batam, Zulkarnain HN., S.S.T, memberikan apresiasi khusus kepada pemilik lahan, Bapak Abbas, yang telah dengan tulus menyediakan lokasi untuk pembangunan gelanggang tersebut.
"Terima kasih kepada Bapak Abbas yang telah menyiapkan tempat luar biasa ini di halaman rumahnya. Ini adalah bentuk dukungan nyata dari masyarakat untuk tanah kelahirannya. Pemerintah Kota Batam siap mendukung penuh agar semakin banyak anak-anak kita yang paham dan mencintai olahraga tradisional seperti gasing ini," ujar Zulkarnain.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menarik minat anak-anak zaman sekarang agar mau melepaskan sejenak gawai mereka. Menurutnya, bermain gasing bukan sekadar hobi, melainkan sarana pembentukan karakter yang kuat. Untuk itu, ia memperkenalkan sebuah slogan baru untuk mempopulerkan olahraga ini.
"Anak-anak zaman sekarang harus tahu bahwa kita memiliki olahraga yang tidak kalah seru dengan permainan di HP. Bermain gasing itu melatih fokus, kesabaran, dan sportivitas. Kita ingin mereka ingat bahwa permainan Gasing itu Gampang, Asyik, dan Menyenangkan," tambahnya penuh harap.
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM), Dato' Wira Setia Utama YM H. Raja Muhammad Amin, menegaskan bahwa gasing adalah identitas jati diri yang harus dijaga marwahnya. Beliau menekankan pentingnya sosialisasi yang masif agar warisan ini tidak terputus di generasi Z.
"Gasing adalah identitas kita sebagai orang Melayu. Perlu ada upaya bersama untuk memperkenalkan kembali budaya ini kepada generasi muda. Kita ingin mereka tahu bahwa di tanah Melayu ada permainan yang luar biasa dan penuh nilai sejarah. Semoga gasing tetap lestari hingga ke anak cucu kita nanti," tegas Dato' Raja Muhammad Amin.
Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, S.E., M.M, melihat potensi besar pengembangan gasing dari sudut pandang yang lebih luas, yakni sebagai daya tarik wisata berbasis olahraga atau sport tourism.
"Gasing ini adalah olahraga budaya yang perlu kita gaungkan kembali. Jika dikelola dengan baik dan rutin diadakan kompetisi, olahraga tradisional ini dapat menjadi kebanggaan daerah sekaligus menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk datang ke Kepri," kata Wahyu Wahyudin.
Dengan diresmikannya Gelanggang Gasing Osa Pike, diharapkan permainan tradisional ini kembali populer di lingkungan sekolah dan komunitas pemuda. Sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan organisasi olahraga ini menjadi kunci utama untuk memastikan warisan budaya Melayu tetap eksis dan selalu dianggap "Gampang, Asyik, dan Menyenangkan" di mata generasi mendatang. (HL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
