DPRD Riau Waspadai Karhutla Saat Kemarau Panjang, Abdullah Minta Sosialisasi Masif
PEKANBARU – DPRD Riau mengingatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat seiring prediksi kemarau panjang tahun 2026. Sosialisasi kepada masyarakat dinilai harus diperkuat untuk mencegah bencana lebih besar.
Anggota DPRD Riau, Abdullah, menegaskan bahwa potensi karhutla tahun ini cukup tinggi, terutama setelah adanya data dari BMKG yang mencatat ratusan titik panas di wilayah Riau.
Bahkan, dari data tersebut, Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal peringatan dini yang harus segera diantisipasi secara serius oleh semua pihak.
“BMKG sudah mengingatkan bahwa musim kemarau tahun ini diprediksi cukup panjang. Ini sangat berisiko memicu karhutla, baik yang disebabkan oleh aktivitas perusahaan maupun masyarakat,” ujar Abdullah, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, ancaman kemarau panjang tidak hanya berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga bisa menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah hingga beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini, salah satunya melalui sosialisasi yang masif kepada masyarakat, khususnya di daerah rawan kebakaran.
“Kita tidak boleh lengah. Edukasi dan sosialisasi ke masyarakat harus diperkuat, terutama terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Abdullah juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan, hingga masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.
“Pencegahan harus dilakukan bersama. Jangan sampai kejadian setiap tahun ini terus berulang karena kelalaian kita semua,” tambahnya.
DPRD Riau berharap dengan langkah antisipasi yang lebih awal dan terkoordinasi, potensi karhutla di Provinsi Riau dapat ditekan, sehingga tidak menimbulkan dampak luas seperti kabut asap yang merugikan masyarakat dan lingkungan. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
