DPRD Riau Siap Sidak Tambang Bermasalah, Edi Basri: Jangan Sampai Rakyat dan Lingkungan Jadi Korban
PEKANBARU – Komisi III DPRD Provinsi Riau akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek aktivitas tambang yang diduga merugikan masyarakat. Langkah ini diambil menyusul indikasi adanya persoalan dalam proses perizinan serta dampak lingkungan yang mulai dirasakan warga.
Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri SH MSi, mengatakan rencana peninjauan tersebut akan dibahas dalam rapat internal yang dijadwalkan pada Senin (16/3/2026). Rapat itu akan menentukan lokasi serta jadwal kunjungan guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Menurut Edi Basri, peninjauan langsung menjadi langkah penting agar DPRD mendapatkan data faktual terkait aktivitas tambang, baik dari sisi perizinan maupun dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Kami tidak ingin hanya menerima laporan di atas kertas. Harus dipastikan di lapangan apakah izin yang diberikan sudah sesuai prosedur dan apakah operasionalnya tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, DPRD akan bersikap tegas jika ditemukan pelanggaran dalam aktivitas pertambangan tersebut.
“Kalau terbukti ada pelanggaran, apalagi sampai merusak lingkungan dan merugikan warga, kami tidak akan ragu merekomendasikan penindakan tegas, termasuk penghentian operasional,” ujar politisi Gerindra dari Dapil Kampar itu.
Salah satu aktivitas yang menjadi sorotan adalah galian C milik PT Dadi Madju di Desa Tambang, Kabupaten Kampar. Kegiatan perusahaan tersebut menuai protes warga karena diduga menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan sumber penghidupan masyarakat.
Edi Basri mengungkapkan, warga bersama Kepala Desa Tambang, Alimudin, bahkan telah meminta penghentian aktivitas perusahaan pada Kamis (11/3/2026).
“Masyarakat sudah dirugikan. Selain air sumur mulai kering, keramba milik warga juga tidak lagi produktif,” ujar Alimudin.
Diduga, aktivitas pengerukan kerikil dan pasir menggunakan alat berat telah mempengaruhi kondisi lingkungan sekitar, khususnya sumber air yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga serta penopang usaha perikanan.
Komisi III DPRD Riau menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, guna memastikan kegiatan usaha di daerah tetap berjalan sesuai aturan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

