DPRD Riau Bentuk Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah, Targetkan Genjot PAD di Tengah Penurunan Transfer Pusat
PEKANBARU — DPRD Provinsi Riau akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pembentukan pansus ini merupakan upaya respon legislatif terhadap kondisi pendapatan daerah yang terus menurun dan ancaman berkurangnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Anggota DPRD Provinsi Riau, Abdullah, menyampaikan bahwa pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah telah melalui proses pembahasan di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Riau. Hal ini sekaligus menandai keseriusan DPRD dalam menata ulang strategi pendapatan daerah.
“Saya sudah mengusulkan pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah. Kemarin saya dikabari kalau pansus ini sudah dibahas di Bapemperda. Pansus ini penting sebagai bagian dari upaya menggenjot pendapatan daerah,” ujar Abdullah, Selasa (12/11/2025).
Anggota Komisi III DPRD Riau itu menjelaskan, latar belakang pengajuan pansus muncul dari rasa keprihatinan atas menurunnya pendapatan daerah yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Kondisi ini diperparah dengan kebijakan pemerintah pusat yang kembali mengurangi TKD untuk Provinsi Riau, yang pada tahun 2026 diperkirakan berkurang hingga Rp1,2 triliun.
Politisi PKS tersebut menjelaskan bahwa pembentukan pansus telah memenuhi syarat administratif karena telah didukung oleh enam fraksi di DPRD Riau. Sebanyak 14 anggota dewan tercatat sebagai pengusul pansus ini.
“Pansus ini bisa diusulkan jika ada minimal dua fraksi yang mendukung. Kini sudah ada enam fraksi yang menyetujui. Ini menunjukkan bahwa seluruh fraksi melihat urgensi dan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah,” tegasnya.
Abdullah menambahkan, pansus ini nantinya bertugas memetakan seluruh potensi pendapatan daerah, mulai dari aset daerah, pemanfaatan tanah dan bangunan, potensi dana bagi hasil, hingga pajak dan retribusi. Pansus diharapkan dapat merumuskan strategi baru dalam pengelolaan pendapatan daerah agar lebih terukur, efektif, dan memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD.
“Melalui Pansus ini, kita ingin ada tata kelola yang jelas terhadap pemanfaatan aset, potensi aset daerah, dana bagi hasil, pajak, retribusi, dan potensi-potensi pendapatan lainnya,” papar Abdullah.
Ia mengakui bahwa proses kerja pansus nantinya tidak bisa selesai dalam waktu singkat. Meski begitu, ia optimistis pansus ini mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang mampu mendongkrak pendapatan provinsi ketika dijalankan secara maksimal.
“Memang membutuhkan waktu panjang sampai Pansus ini berjalan optimal. Tetapi kami yakin, jika Pansus bekerja dengan baik, potensi pendapatan daerah dapat meningkat signifikan,” tutupnya. (Advertorial)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

