Curah Hujan Berkurang,Kapolres Siak Menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Agar Bersama sama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
SIAK - Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto,SIK,MH menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukumnya agar tidak melakukan pembakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).
Hal ini menyikapi mulai berkurangnya curah hujan dan suhu udara beberapa hari ini semakin panas di wilayah Provinsi Riau dan Kabupaten Siak khusus nya.
"Saya himbau khususnya masyarakat di wilayah hukum Polres Siak untuk tidak melakukan pembakaran Lahan dan Hutan, karena sangat membahayakan bagi kita semua ," himbau Kapolres Siak,Minggu ( 07/02/21 )
AKBP Gunar menjelaskan, untuk mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yakni, dengan meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan karhutla yang dilakukan bersama instansi terkait seperti manggala agni dan Masyarakat peduli api ( MPA ) disetiap kampung diseluruh kecamatan wilayah hukum Polres Siak serta melakukan sosialisasi hukum tentang bahaya nya membakar hutan dan lahan dengan himbauan langsung maupun melaui spanduk himbauan.
Lanjutnya Ada 3 (tiga) sifat himbauan yang dipasang yaitu pertama, yang bersifat mengajak masyarakat agar dapat mencegah dan menjaga terjadinya karhutla tersebut dengan mencoba menyentuh hati dari masyarakat yang memiliki lahan atau yang bertempat tinggal dekat dengan hutan atau lahan kosong. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.
Kedua, himbauan yang bersifat peringatan yang bertujuan untuk memberitahu masyarakat bahwa dampak dari terjadinya karhutla tersebut dapat merugikan berbagai pihak dan masyarakat banyak tanpa memandang usia.
Salah satunya seperti, dampak yang disebabkannya adalah bencana asap yang dapat merusak kesehatan manusia, dan yang terlebih kasihan lagi adalah anak-anak dan balita yang merusak perkembangan anak tersebut.
Dan yang ketiga adalah, yang bersifat sanksi dan ancaman hukuman bagi pelaku sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Hal tersebut sebagai bentuk efek jera dan sebagai contoh bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan lainnya.
Selain itu, Kapolres Siak mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar mari bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dari kerusakan yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia.
"Mari kita saling mengingatkan satu sama lainnya demi kemaslahatan umat manusia dan mahluk hidup umumnya. Mudah-mudahan kita sebagai manusia dapat membawa rahmat bagi seluruh alam, Bersama Kita Bisa," pungkasnya.
Terakhir juga AKBP Gunar mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan cegah Covid - 19 dengan selalu memakai masker,mencuvi tangan dengan sabun,menjaga jarak,menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau tetap dirumah saja.(Rls).
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
