Bupati Natuna Temui Menparekraf, Dorong Geopark Natuna Masuk Jaringan UNESCO
Resonansi.co - Dalam upaya memperkuat promosi destinasi pariwisata unggulan dan mendorong pengakuan Geopark Natuna sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melakukan audiensi resmi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, pada Jumat (16/5).
Audiensi yang berlangsung di kantor Kemenparekraf tersebut difokuskan pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan eksposur Geopark Natuna secara nasional dan internasional. Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko.
“Geopark Natuna adalah representasi kekayaan geologis, biologis, dan budaya yang tidak hanya layak dikembangkan, tetapi juga diperjuangkan di tingkat global. Kami berharap dukungan nyata dari Kemenparekraf untuk menjadikan kawasan ini sebagai ikon pariwisata perbatasan dan kebanggaan nasional,” tegas Bupati Cen Sui Lan dalam pertemuan.
Geopark Natuna merupakan kawasan strategis yang menyimpan nilai ilmiah dan estetika tinggi. Dengan formasi batuan berusia ratusan juta tahun dan keberagaman hayati serta budaya, kawasan ini telah diusulkan menjadi bagian dari Jaringan Geopark Nasional dan tengah dalam proses menuju pengakuan UNESCO.
Menteri Teuku Riefky Harsya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Kementerian untuk membuka ruang kerja sama lintas sektor, baik dalam bentuk promosi destinasi, pelatihan SDM lokal, hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang mendukung keberlanjutan pariwisata.
“Kami akan mengkaji secara komprehensif potensi Geopark Natuna dan menjadikannya bagian dari prioritas promosi destinasi tematik berbasis alam dan geologi. Perlu ada langkah konkret dan terkoordinasi agar potensi luar biasa ini tidak hanya menjadi cerita lokal,” ujar Menteri Riefky.
Kunjungan ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mendongkrak peran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak ekonomi daerah, terutama di wilayah terluar dan perbatasan Indonesia.
Pemerintah Daerah berharap tindak lanjut nyata dari pertemuan ini akan segera diwujudkan dalam bentuk dukungan anggaran, kolaborasi program lintas kementerian, dan penyusunan roadmap promosi terpadu menuju pengakuan global. (Zaki)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
