Bupati Karimun Iskandarsyah Serahkan Bantuan Beasiswa untuk Mahasiswa STIT Mumtaz
KARIMUN, RESONANSI.CO_ Bupati Karimun Ing Iskandarsyah bersama Branch Manager BRK Syariah cabang Karimun, Abdil Barr menyerahkan langsung bantuan beasiswa Kuliah S1 senilai 40 juta untuk 20 mahasiswa Sekolh Tinggi ilmu Tarbiyah (STIT ) Mumtaz Karimun,Sabtu 13 September 2025.
Penyerahan batuan ini disejalankan dengan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan ( PBAK ) mahasiswa baru STIT Mumtaz.
Bupati Iskandarsyah mengatakan, bantuan beasiswa tersebut bersumber dari dan CSR BRK Syriah. Dimana oleh pemerintah daerah diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi yang berprestasi dan kurang mampu.
" Karena kita ada kerjasama dengan BRK Syariah, maka CSR nya kami salurkan ke mahasiswa mahasiswi yang nuntut ilmu di STIT Mumtaz, Universitas Karimun dan juga Cakrawala. Bantuan beasiswa ini termasuk dalam program kami, bahkan kami berencana akan memberikan 1000 beasiswa kepada mahasiswa dan mahasiswi yang berprestasi dan kurang mampu yang ada di Kabupaten Karimun.
Sementara itu, Kepala STIT Mumtaz Sumarno mengucapkan terima kasih atas bantuan beasiswa untuk anak didiknya. Dirinya berharap bantuan seperti ini terus diberikan dan lebih banyak lagi.
"Alhamdulilah Pemda Karimun telah mengalokasikan dana 40 juta untuk beasiswa perkuliahan adik-adik kami yang menuntut ilmu di STIT Mumtaz dalam rangka untuk mempermudah dan memperlancar berkaitan dengan tanggung jawab administrasi, khususnya berkaitan dengan pembiayaan adik-adik ini yang di semester 7 dan juga di semester 5 sebanyak 20 orang ," ujar Kepala STIT Mumtaz Sumarno.
Lebih lanjut dikatakan Sumarno,STIT Mumtaz adalah satu satunya perguruan tinggi ilmu Islam di Kabupaten Karimun dan sudah terakreditasi baik, dengan jumlah mahasiswa saat ini ada 206 mahasiswa dengan program study manajemen islam.
"Alhamdulilah saat ini kita udah meluluskan 6 angkatan, dengan jumlah sekitar 200-an orang . Manajemen pendidikan Islam ini outputnya, pertama bisa jadi pengelola pendidikan baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal termasuk para pengelola di yayasan pondok pesantren maupun madrasah. Kemudian yang kedua mereka bisa menjadi konsultan pendidikan, ketiga bisa menjadi administrasi pendidikan. Dan yang terakhir mereka juga bisa menjadi peneliti khususnya konsultan penelitian di bidang pendidikan," ujarnya. RED/CW.
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

