BRI Pekanbaru Bahas Sinergi Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Kapolda Kepri
BATAM- Regional Chief Executive Officer (RCEO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Pekanbaru, Reza Syahrizal Setiaputra lakukan pertemuan membahas sinergi antara institusi Polri dan BRI. Acara ini langsung disambut oleh Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau (Kepri), Asep Safrudin.
"Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat," ujar Reza Syahrizal di Ruja Kapolda Kepri, Rabu (23/4/2025).
Reza Syahrizal menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Kepr yang dapat menjangkau masyarakat pedalaman yang belum memiliki akses perbankan.
“Kami sudah pernah sosialisasikan ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar bisa menjadi agen BRILink. Penghasilan mereka bisa mencapai Rp5 hingga 10 juta per bulan,” ujarnya.
Ia mengatakan BRI juga akan terus komitmen dalam mendukung program pemerintah, termasuk pembiayaan bagi kelompok tani dan pembudidaya ikan.
“Ketahanan pangan adalah program prioritas Presiden RI, dan kami siap mendukung. Tapi tentu kami juga butuh pendampingan dari kepolisian agar masyarakat tidak tertipu oleh kejahatan finansial, apalagi yang mengatasnamakan BRI di media sosial,” jelasnya.
Sementara itu Kapolda Kepri, Asep Safrudin menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BRI dan berharap sinergi ini bisa langsung menyentuh kebutuhan personel maupun masyarakat. Ia menyarankan agar program Agen BRILink dapat disosialisasikan lebih luas kepada anggota Polri.
“Dengan menjadi agen BRILink, personel bisa memperoleh tambahan penghasilan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin bertransaksi, karena dilayani langsung oleh anggota kepolisian,” ucapnya.
Asep Safrudin juga menekankan peran strategis TNI-Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya Astacita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Ia menyebut, sejumlah kelompok tani jagung di wilayah Kepri telah dua kali panen dan hasilnya diserap langsung pasar.
“Kami berharap BRI dapat turut serta dalam memperkuat pembiayaan kelompok tani maupun pembudidaya ikan,” ujarnya.
Dalam konteks sosial, Asep Safrudin menjelaskan bahwa Polda Kepri telah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Yayasan Bhayangkari. Saat ini, terdapat tujuh dapur MBG di wilayah Kepri, dua di antaranya dikelola langsung oleh Polda Kepri dan Polresta Barelang.
“Kami juga memanfaatkan lahan dan kolam yang ada untuk budidaya ikan demi menyuplai kebutuhan MBG dalam mendukung program pemerintah menuju indonesia emas 2045,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110.
"Atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store," tukasnya. Herdi
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
