Ribuan Produk Laris di Marketplace PLN, Bisnis UMKM Ini Tumbuh Melesat
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PLN Group di Rumah BUMN berkembang lebih besar usai bergabung dalam marketplace PLN di aplikasi PLN Mobile.
Hal itu dirasakan Siti Rochanah, pegiat UMKM di Semarang yang mengelola Ananda Jaya Industri yakni produsen olahan ikan merek Iwak Nyus dan aneka olahan terigu bermerek Ananda Roti dan Kue.
Dia bercerita, sejak bergabung dengan Rumah BUMN PLN di awal tahun 2021 bisnisnya makin berkembang. Penjualannya juga meningkat karena masuk dalam marketplace PLN Mobile. Di sana ia mampu menjual ribuan pieces produk.
“Jadi itu ribuan pieces produk saya, termasuk produk unggulan, betul-betul penjualannya luar biasa. Pesanan yang masuk dari reseller juga banyak.Trick saya adalah menjual secara bundling, mematok minimal jumlah pesanan, atau memberi bonus,” ujar Rochana yang antusias mengikuti Pasar Digital (PaDi) UMKM Indonesia, Hybrid Expo Batch 3 Tahun 2022 di Jakarta, Sabtu (8/10/2022).
Rochana menuturkan, bahwa usaha berkembang sampai titik ini salah satunya berkat dukungan dari Rumah BUMN binaan PLN dan marketplace PLN Mobile. Selama bergabung, selain dibantu mengenalkan produk secara luas yang membantu pemasaran, ia diberi pelatihan manajemen bisnis untuk marketplace.
“Saya sampai di titik ini mulainya dari marketplace PLN. Kini saya lebih memahami bagaimana saya mengelola secara online. Jadi, perangkat untuk admin marketplace dan komunikasi saya pisahkan. Pembelajaran itu saya dapat dari marketplace PLN," ujarnya.
Tak hanya itu, PLN juga memberi kesempatan kepada Rohana untuk turut serta dalam Pasar Digital (PaDi) UMKM Indonesia, Hybrid Expo Batch 3 Tahun 2022. Event ini menjadi ajang bagi UMKM untuk memasarkan produk sekaligus menjalin kemitraan.
Dia bercerita, melalui PaDi UMKM 2022, produk-produknya bisa lebih dikenal luas sehingga pemasarannya lebih bagus. Kesempatan ini juga membuka peluang untuk menjalin kemitraan usaha baru.
Ia bilang sudah mendapatkan kemitraan reseller untuk olahan ikan bandeng dan akan segera bertransaksi setelah balik Semarang.
“Di PaDi BUMN ini harapan saya bukan cuma untuk omzet. Setiap pameran saya punya target omzet dan target berkelanjutan untuk bisnis saya. Kalau omzet itu hanya saat ini didapat, kalau kemitraan itu berkelanjutan untuk ke depannya,” pungkasnya. Advetorial
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
