Rakor Inventarisasi dan verifikasi PPTPKH, Pj Sekda Ramlah ; Berikan Data yang Valid
BANGKINANG KOTA - Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XIX Pekanbaru, Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementriaan LHK RI mengelar rapat Koordinasi, selasa (29/10/2024).
Dalam rakor Usulan Permohonan Inventarisasi dan verifikasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTPKH) di Kabupaten Kampar tahun 2024 tesebut, hadir membuka secara resmi Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili Pj Sekda Kampar Ramlah,SE,M.Si.
Dalam arahannya, Ramlah menyebut bahwa para Camat dan Kepala Desa merupakan pemangku kepentingan disetiap daerah yang memilki tugas sebagai perpanjangan tangan ke tingkat kabupaten.
Untuk itu, terkait program Usulan Permohonan Inventarisasi dan verifikasi PPTPKH ini, Ramlah minta masyarakat untuk memberikan data yang valid atau akurat kepada Camat melalui Kepala Desa yang nantinya diserahkan kepada Bupati, dan Bupati menyampaikan ke pusat.
Mengingat ini program dari pemerintah kepada masyarakat secara gratis, untuk itu berikan pelayanan kepada masyarakat sebaik mungkin, agar masyarakat bisa memiliki surat atau sertipikat tanah yang memang bisa di alihkan dari kawasan hutan. "Ucap Ramlah".
Sementara itu Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XIX Pekanbaru Fernando, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan bahwa d kabupaten kampar saat ini terdapat lebih kurang 37 ribu hektar kawasan hutan dikuasai masyarakat tanpa sertipikat.
Dengan demikian, lahan yang dibawah penguasaan inilah yang kita akan lakukan verifikasi. Ada penguasan dari masyarakat yang mengklaim, segera kumpulkan data melalui pamangku kepentingan didaerah kepada Bakai PPKH TL lengkap dengan persil-persipnya, dan BPPKH yang akan melakukan verifikasinya bisa atau tidaknya di Sertipikasi tanpa biaya.
Kedepan, Fernando menyebut bahwa usulan Permohonan Inventarisasi dan verifikasi PPTPKH ini, untuk kawasan lahan di kabupaten kampar akan melakukan vetfikasi pebih kurang 16 ribu hektar. Dengan demikian, para camat untuk segera melakukan inventaeisir.
Insyaallah, semua diatas akan kita akan tindak lanjut melalui Program Prioritas Nasional Inventarisasi dan Verifikasi terkait Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan Tanah Objek Reforma Agraria (PPTPKH-TORA)."terang Fernando. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
