Bupati Kampar hadiri langsung Arahan Presiden terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia
Bali - Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung terhadap penggunaan dan pemakaian produk dalam negeri, Untuk Kampar sendiri sangat banyak produk yang telah menjadi konsumsi untuk tingkat regional maupun nasional, kita sangat mendukung ini tak lain untuk penguatan ekonomi dan masyatakat setempat sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH saat menghadiri kegiatan mencintai produk dalam negeri yang dibuka langsung oleh Presiden RI di Bali, Jum’at, 25/03.
Senada apa yang disampaikan presiden RI , Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH menyatakan komitmen dan dukungan terhadap penggunaan produk dalam Negeri, bahkan melalui belanja modal di APBD Kampar penggunaan di titikberatkan pada penggunaan material lokal" Kata Catur Sugeng Susanto, SH yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Dan Persandian Kabupaten Kampar Yuricho Efril S.STP
Pemkab Kampar sangat mendukung penggunaan produk lokal dan produk dalam negeri dalam penggunaan APBD Daerah " Kata Catur Sugeng.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam arahannya dihadapan para Menteri dan lembaga Negara yang ikut mendampingi Presiden RI ke Bali menghimbau Kementerian maupun Lembaga hingga kepala daerah menggunakan produk dari dalam negeri.Ia menegaskan, akan mengecek program pengadaan barang dan jasa dari masing-masing lembaga maupun Gubernur dan Bupati /Walikota.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daeraj (APBD) serta anggaran BUMN untuk belanja barang buatan lokal maka dapat mendorong pertumbuhan ekonomi" Kata Joko Widodo.
"Semua negara berada pada kesulitan ekonomi, semuanya karena pandemi Covid-19, disturbsi teknologi, ditambah perang Rusia dan Ukraina."
"Sehingga semuanya menjadi tidak pasti, semuanya tidak bisa dihitung dengan angka-angka yang pasti, " katanya saat memberikan pengarahan kepada menteri, kepala lembaga, kepala daerah, dan badan usaha milik negara (BUMN).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menilai pembelian produk dari dalam negeri oleh pemerintah berpotensi meningkatkan memajukan ekonomi.
"Selain dari masyarakat umum, kami meyakini bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat berkontribusi dalam meningkatkan transaksi pembelian produk dalam negeri." Sandiaga Salahuddiin Uno
"Untuk itu, aksi afirmasi pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri dalam rangka Bangga Buatan Indonesia oleh Pemda dan BUMN berpotensi meningkatan transaksi pembelian produk dalam negeri sebesar Rp 400 triliun," katanya.
Sehingga, diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendukung upaya memajukan perekonomian Indonesia." Kata Sandiaga Salahuddiin Uno. (Ril)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Bintan Raih Terbaik I di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
- Bintan
- 26 April 2026 10:37 WIB
Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Lis Darmansyah Temui Menteri ATR/BPN
- Tanjungpinang
- 25 April 2026 17:49 WIB
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
- Nasional
- 25 April 2026 12:26 WIB
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
