Warga Maini Darul Aman Geger, Wanita 57 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Tangki Air
Kepulauan Meranti, Resonansi.co — Warga Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita paruh baya di dalam tangki air bawah tanah rumahnya, Kamis (7/5/2026) sore.
Korban diketahui bernama Warsiah (57), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Sentosa, Dusun Sali, Desa Maini Darul Aman.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D. Turnip SE menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui saat suami korban, Sairan, pulang dari pasar sekitar pukul 14.30 WIB dan tidak menemukan istrinya di rumah.
Saat melakukan pencarian di sekitar rumah, saksi melihat penutup tangki air bawah tanah dalam kondisi terbuka sehingga menimbulkan kecurigaan.
“Karena curiga, saksi kemudian menyalakan mesin air untuk mengurangi volume air di dalam tangki yang saat itu penuh,” ujar Kapolsek.
Sekitar dua jam kemudian, setelah air mulai surut, saksi bersama Kepala Desa Maini Darul Aman M. Syafuan dan sejumlah warga memeriksa bagian dalam tangki tersebut.
Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di ujung tangki bawah tanah. Warga bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Wahyu Sudrajat SIP langsung mengevakuasi jasad korban.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati tangki air tersebut memiliki luas sekitar empat meter dengan kedalaman kurang lebih dua meter. Saat ditemukan, korban mengenakan baju hijau dan celana panjang abu-abu.
Berdasarkan keterangan keluarga, Warsiah diketahui mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2011 dan rutin mengonsumsi obat Haloperidol untuk menangani gejala skizofrenia dan halusinasi.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi,” jelas Kapolsek.
Polisi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam di dalam tangki air bawah tanah rumahnya.
Jenazah rencananya dimakamkan pada Jumat (8/5/2026) pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kejadian darurat maupun aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110. (Abu Sofyan)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

