WFH, Pemkab Kampar Targetkan Hemat SPPD hingga Rp25 Miliar
KAMPAR – Kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Kampar mulai menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi belanja daerah. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar menargetkan penghematan anggaran perjalanan dinas (SPPD) hingga Rp25 miliar sampai akhir tahun anggaran 2026.
Kepala BPKAD Kabupaten Kampar, Dendi Zulhairi, mengatakan penerapan WFH tidak hanya menekan biaya perjalanan dinas, tetapi juga mengurangi sejumlah pengeluaran operasional pemerintah, seperti bahan bakar minyak (BBM), konsumsi listrik, air, dan kebutuhan operasional kantor lainnya.
Menurutnya, laporan sementara hingga akhir Mei 2026 menunjukkan adanya penurunan penggunaan listrik di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah daerah mulai memberikan hasil.
“Berdasarkan laporan hingga akhir Mei, penggunaan listrik di sejumlah OPD menunjukkan penurunan. Nanti akan kita lihat lebih lanjut dari tagihan dan pembayaran rekening listrik masing-masing OPD,” ujar Dendi, Senin (15/6).
Meski demikian, Dendi menjelaskan tidak seluruh OPD mengalokasikan anggaran listrik untuk kebutuhan selama 12 bulan dalam APBD murni. Sebagian OPD hanya menganggarkan kebutuhan listrik selama sembilan bulan dengan harapan adanya penambahan anggaran melalui APBD Perubahan.
Selain penghematan biaya operasional kantor, efisiensi juga terlihat dari rendahnya realisasi anggaran perjalanan dinas. Hingga akhir Mei, serapan anggaran perjalanan dinas baru mencapai 19 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan realisasi normal yang biasanya telah melampaui 40 persen pada periode yang sama.
“Dari situ sudah terlihat adanya efisiensi. Nanti pada APBD Perubahan akan kita evaluasi. Jika ada dana yang bisa dihemat, kemungkinan akan dialihkan untuk kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Dendi memperkirakan penghematan dari pos perjalanan dinas hingga akhir tahun dapat mencapai Rp20 miliar hingga Rp25 miliar. Dana hasil efisiensi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Untuk SPPD, kita harapkan penghematannya bisa mencapai sekitar Rp20 miliar sampai Rp25 miliar,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan tidak seluruh anggaran perjalanan dinas dapat ditekan. Pasalnya, sebagian kegiatan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang penggunaannya harus tetap dilaksanakan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Karena itu, evaluasi terhadap efektivitas kebijakan WFH dan langkah efisiensi anggaran akan terus dilakukan hingga penyusunan APBD Perubahan. Langkah tersebut bertujuan memastikan penghematan yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Reza
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

