PLN Gerak Cepat Atasi Gangguan Transmisi di Siak, Kelancaran Listrik Selama Ramadhan 1446 H
Siak - PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru, pada selasa (4/3) kemarin telah berhasil menyelesaikan pekerjaan perbaikan konduktor putus pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sistem Riau. Upaya ini dilakukan dalam mempertahankan keandalan sistem dan memastikan ketersediaan listrik ke pelanggan.
Andri Candra Kristian, Manager PLN UPT Pekanbaru sekaligus penanggung jawab pekerjaan mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisa gangguan di lapangan ditemukan adanya sambungan atau jointing konduktor yang putus pada transmisi SUTT 150 kV penghantar Gardu Induk (GI) New Garuda Sakti Pekanbaru-Balai Pungut Duri. Menghadapi kejadian tersebut, personil PLN segera melakukan penggantian konduktor baru sepanjang ±2000 meter.
“Penyebab konduktor putus dan aksesoris lain yang rusak diduga disebabkan oleh cuaca ekstrim seperti angin kencang dan meningkatnya intensitas sambaran petir dalam beberapa bulan terakhir di lokasi tersebut,” kata Andri, Kamis (6/3/2025).
Lebih lanjut dikatakan, bahwa konduktor yang putus pada tower transmisi SUTT 150 kV dimaksud berada di Desa Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Transmisi tersebut menyalurkan dua Gardu Induk yang menyuplai listrik untuk wilayah Dumai hingga Sumatera Utara dan sebaliknya. Selain untuk pelanggan masyarakat umum, GI ini pun menyuplai listrik untuk Kawasan Industri Dumai (KID) yang juga merupakan salah satu pelanggan besar PLN di Provinsi Riau.
“Terjadi anomali konduktor line 2 New Garuda Sakti-Balai Pungut putus dan besi traves rusak alias bengkok, kejadian pada hari selasa (25/02) pekan lalu, tetapi tidak mengakibatkan pemadaman dan secara otomatis bebannya dimanuver ke line 1 disebelahnya,” ujar Andri.
Pada kesempatan yang sama, Asisstant Manager Konstruksi dan Penyaluran PLN UPT Pekanbaru, Ade Arian, mengatakan bahwa, pihaknya bergerak cepat menangani anomali tersebut. Penanganan langsung dilakukan oleh tim teknik PLN UPT Pekanbaru berkolaborasi dengan tim ULTG Teluk Lembu, ULTG Pasir Putih, dan ULTG Rengat serta dari kantor induk PLN UIP3B Sumatera dengan total personil berjumlah 50 orang yang terdiri dari pengawas pekerjaan, pengawas K3 (safety advisor) dan pelaksana pekerjaan.
“Seluruh tim teknis PLN UPT Pekanbaru dikerahkan dalam penyelesaian pekerjaan, PLN tidak perlu memadamkan aliran listrik ke pelanggan. Sekecil apapun potensi gangguan penyaluran listrik, kami langsung lakukan pembenahan,” jelas Ade.
Pelaksanaan perbaikan berdasarkan tahapan proses, dilakukan sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Rangkaian kegiatan perbaikan ini meliputi penarikan konduktor baru, pemasangan jointing, clamping, sagging, pemasangan dead end, pelepasan grounding dan Final Cek sebelum penormalan.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, mengatakan, “Perbaikan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga kelistrikan di Sumatera khususnya di Provinsi Riau tetap andal, kami memastikan bahwa seluruh sistem transmisi dalam kondisi terbaik agar dapat terus memenuhi kebutuhan energi masyarakat secara stabil dan aman.”
Ia juga menambahkan, "Penting bagi kami untuk menjaga aset kelistrikan dengan baik. Kami mohon dukungan bersama dari seluruh pihak agar turut menjaga keandalan jaringan listrik salah satunya dari bahaya benda asing seperti layang-layang yang juga dapat menjadi potensi penyebab terganggunya saluran listrik untuk pelangggan." ucapnya.
PLN menghimbau seluruh masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur kelistrikan. Apabila ada warga melihat kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan listrik, maka diharapkan dapat segera melapor melalui Aplikasi New PLN Mobile atau kantor pelayanan PLN terdekat. PLN berupaya dapat terus memberikan pelayanan listrik yang lebih andal, aman, dan berkualitas bagi seluruh pelanggan. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

