PLN Dorong Regenerasi Penenun Muda, Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata
BANYUASIN — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera mendorong regenerasi penenun muda di Desa Merah Mata, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Kilau Songket Banyuasin: Mengenalkan Budaya, Menggerakkan Ekonomi Desa Merah Mata.”
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2026 tersebut menyasar penguatan Kelompok Songket Jaya Bersama melalui regenerasi penenun, pengembangan produk, penguatan merek, serta perluasan pasar.
Empat penenun muda yang baru mengikuti pelatihan selama satu bulan telah menghasilkan empat kain songket. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meneruskan keterampilan menenun kepada generasi berikutnya.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, mengatakan pelestarian budaya perlu diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat.
“Songket merupakan bagian dari identitas masyarakat Banyuasin yang perlu diwariskan. Kami ingin generasi muda tidak hanya mampu meneruskan keterampilan menenun, tetapi juga melihatnya sebagai peluang untuk berkarya dan meningkatkan ekonomi,” ujar Elvanto, Senin (31/8/2026).
Program tersebut melibatkan 11 penerima manfaat, terdiri dari lima anggota Kelompok Songket Jaya Bersama, empat penenun muda dan dua penjahit muda.
Para penenun dan penjahit juga akan mendapatkan pelatihan pengembangan produk turunan berbahan songket, seperti kemeja, blus, outer dan tas.
Dalam pelaksanaannya, PLN melalui UPT Palembang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin, Pemerintah Desa Merah Mata, ISSF dan Kelompok Songket Jaya Bersama.
Kolaborasi tersebut meliputi pengembangan produk, rebranding logo dan kemasan, serta dukungan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk merek Songket Merah Mata.
Selain itu, Kelompok Songket Jaya Bersama dijadwalkan mengikuti Pameran Dekranas di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 26 September 2026 untuk memperluas pemasaran.
Pemasaran melalui media digital juga mulai memberikan hasil. Dua kain songket telah terjual, sementara empat kain lainnya telah dipesan untuk September 2026 oleh konsumen yang mengetahui produk Songket Merah Mata melalui Instagram.
Elvanto berharap program tersebut dapat meningkatkan kapasitas kelompok sekaligus memperluas akses pasar sehingga Songket Merah Mata mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami berharap Songket Merah Mata semakin dikenal, memiliki pasar yang lebih luas, dan semakin banyak generasi muda yang bangga meneruskan keterampilan menenun,” katanya.
Melalui Program Kilau Songket Banyuasin, PLN mendorong pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Merah Mata. Adv
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

