Pisah Sambut Kakan Kemenag Kampar Khidmat, Erizon Efendi Tegaskan Pelayanan Cepat, Mudah, dan Gratis
KAMPAR – Acara pisah sambut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Kampar dari H. Fuadi Ahmad, SH, MAB kepada Dr. H. Erizon Efendi, MPd berlangsung sukses, penuh khidmat, dan sarat pesan moral, hari Senin (12/01/2026) di aula lantai II Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan dan arah baru pelayanan Kemenag Kampar.
Acara yang dihadiri pejabat struktural dan fungsional, kepala madrasah, tokoh agama, serta mitra kerja Kemenag itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pisah sambut ini tidak sekadar seremoni, melainkan refleksi pengabdian sekaligus penegasan komitmen kepemimpinan ke depan.
Dalam sambutannya, H. Fuadi Ahmad menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN Kemenag Kampar atas dukungan dan kerja sama selama masa tugasnya. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif, bukan kerja individu.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar Kemenag Kampar. Semoga apa yang telah kita bangun dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Fuadi dengan penuh haru.
Sementara itu, Dr. H. Erizon Efendi, MPd dalam sambutan perdananya langsung menegaskan moto hidup sekaligus prinsip kerjanya, yakni KERJA, yang dijabarkan dalam tiga cara mendasar dalam melayani masyarakat.
Pertama, “Kalau pelayanan bisa dipercepat, kenapa harus diperlambat.” Erizon menekankan agar tidak ada satu pun ASN Kemenag Kampar yang memperlambat urusan masyarakat. Menurutnya, jika ada indikasi memperlambat pelayanan, maka itu menjadi tanda bekerja tanpa keikhlasan.
Kedua, “Kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit.” Ia mengingatkan bahwa mempersulit urusan orang lain sama dengan mengkhianati amanah pelayanan publik. Jika masih ditemukan praktik demikian, Erizon menilai hal itu menunjukkan hilangnya nilai keikhlasan dalam bekerja.
Ketiga, “Kalau bisa gratis, kenapa harus bayar.” Prinsip ini ditegaskan Erizon sebagai garis tegas kepemimpinannya. Ia menolak segala bentuk indikasi pungutan yang tidak semestinya, karena hal tersebut bertentangan dengan nilai keikhlasan dan moto Kementerian Agama, “Ikhlas Beramal.”
Lebih jauh, Erizon turut mengutip sebuah hadis yang telah lama ia pegang dan amalkan sejak mendapatkannya dari guru semasa SMP. Hadis tersebut berbunyi: “Barang siapa yang mempersulit urusan orang lain, maka Allah akan mempersulit urusannya. Dan barang siapa yang mempermudah urusan orang lain, maka Allah akan memudahkan urusannya.”
Menurut Erizon, hadis tersebut menjadi landasan spiritual dalam menjalankan tugas birokrasi, agar setiap pelayanan diniatkan sebagai ibadah, bukan sekadar kewajiban administratif.
“Pelayanan yang cepat, mudah, dan bersih bukan hanya tuntutan reformasi birokrasi, tetapi juga tanggung jawab keimanan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para undangan dan jajaran ASN yang hadir. Banyak pihak menilai, komitmen yang disampaikan Erizon menjadi sinyal kuat arah kepemimpinan baru Kemenag Kampar yang menekankan integritas, keikhlasan, dan pelayanan publik yang berpihak kepada umat.
Acara pisah sambut ditutup dengan penyerahan cenderamata, doa bersama, serta ramah tamah yang semakin memperkuat suasana kekeluargaan. Momentum ini menjadi simbol estafet kepemimpinan yang harmonis, sekaligus harapan baru bagi peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama di Kabupaten Kampar. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

