Mundurnya Kadiskes Kampar Disesalkan, Repol Kritik Kebijakan Penempatan ASN
KAMPAR — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kampar, Repol, menyayangkan pengunduran diri Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kampar yang dinilainya sebagai sosok berprestasi dan visioner.
Menurut Repol, keputusan tersebut merupakan hak pribadi, namun tetap menimbulkan kerugian bagi daerah. “Di satu sisi itu hak beliau, tetapi dari sisi kita tentu sangat menyayangkan. Sosok yang memiliki kinerja baik dan ide-ide cerdas justru meninggalkan posisinya,” ujar Repol Rabu (8/4/2026).
Ia menilai, figur tersebut selama ini dipandang masyarakat sebagai pejabat yang mampu membawa gagasan dan terobosan bagi kemajuan sektor kesehatan. Karena itu, kepergiannya menjadi kehilangan bagi Pemerintah Kabupaten Kampar.
Meski demikian, Repol mengingatkan agar semua pihak tidak berspekulasi terkait alasan pengunduran diri tersebut. “Kita tidak tahu pasti apa yang melatarbelakanginya. Bisa jadi karena kejenuhan atau faktor lain yang bersifat prinsipil bagi yang bersangkutan,” katanya.
Repol juga mengungkapkan, sepanjang pengetahuannya, pengunduran diri kepala dinas aktif dalam waktu singkat setelah pelantikan merupakan hal yang baru terjadi di Kampar.
“Setahu saya ini yang pertama, kepala dinas yang baru beberapa bulan dilantik kemudian mengundurkan diri,” ungkapnya.
Selain itu, Repol juga menyoroti penempatan seorang dokter, dr Alimora, yang dipindahkan ke bidang pemadam kebakaran. Ia menilai kebijakan tersebut perlu dicermati karena tidak sejalan dengan latar belakang keilmuan yang dimiliki.
“Saya mengenal beliau memiliki kinerja baik di bidang kesehatan. Seharusnya penempatan pegawai itu mengedepankan prinsip the right man on the right place, bukan berdasarkan suka atau tidak suka,” ujar Repol.
Ia menegaskan, tenaga profesional yang telah menempuh pendidikan khusus seharusnya ditempatkan sesuai bidangnya agar kinerjanya optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk itu, ia menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Kampar lebih cermat dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam penempatan dan mutasi pejabat.
“Yang utama adalah menempatkan orang sesuai kompetensinya, lalu menilai berdasarkan kinerja. Kalau kinerjanya tidak baik, silakan diganti. Tapi kalau kinerjanya bagus, jangan malah sering dipindahkan,” tukas Repol. RZ
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

