Moncer, Dari Kapus Menuju Kursi Kadinkes?
KAMPAR – Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar mulai memunculkan perhatian publik. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah dr. Rita Anggraini yang dinilai memiliki perjalanan karier cukup cepat alias moncer.
Moncer sendiri merupakan kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa yang berarti cemerlang, terkenal, bersinar, atau gemilang. Kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari atau dunia bisnis untuk menggambarkan kesuksesan yang pesat.
Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Nomor 020/PANSEL-SELTER/KPR/2026 tanggal 8 Juni 2026 tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, sebanyak 15 peserta dinyatakan lulus seleksi.
Pengumuman yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Ilyas Husti, tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mengisi lima jabatan strategis yang saat ini masih kosong.
Dari 15 nama yang dinyatakan lulus, dr. Rita Anggraini menjadi salah satu figur yang paling banyak diperbincangkan. Pasalnya, Rita baru dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar pada 7 Januari 2026 silam. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kuok.
Perjalanan karier yang relatif singkat dari tingkat puskesmas hingga masuk dalam bursa calon pejabat pimpinan tinggi pratama menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sorotan semakin menguat karena dr. Rita diketahui merupakan istri dari Eka Demi Yusra, sosok yang berperan sebagai Tim Pemenangan pasangan Ahmad Yuzar–Misharti pada Pemilihan Kepala Daerah Kampar 2024.
Eka Demi Yusra sendiri saat ini menjabat sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kampar. Ia terpilih setelah melalui proses seleksi yang diikuti sejumlah kandidat lainnya.
Kendatipun demikian, pengangkatan Eka disinyalir juga melalui kedekatan dengan tangan-tangan penguasa.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana proses promosi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar berjalan berdasarkan sistem merit, kompetensi, dan rekam jejak, atau justru dipengaruhi kedekatan dengan lingkaran kekuasaan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses seleksi yang diikuti dr. Rita Anggraini maupun pengangkatan Eka Demi Yusra sebagai Direktur PDAM Tirta Kampar. **
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

