Kurang dari Dua Jam, Gerak Cepat PLN Amankan Kelistrikan Lampung Pasca Kebakaran Lahan
Lampung Tengah – PT PLN (Persero) bergerak cepat mengamankan keandalan sistem kelistrikan akibat kebakaran lahan di sekitar jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Seputih Banyak–Menggala, Provinsi Lampung, Sabtu (25/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Melalui kesigapan personel Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Tanjung Karang, potensi gangguan berhasil ditangani dalam waktu kurang dari dua jam. Pada pukul 17.54 WIB, Sirkit 2 SUTT 150 kV Seputih Banyak–Menggala berhasil dinyalakan kembali dan beroperasi secara normal sehingga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga.
Kebakaran vegetasi terjadi di area bentang atau span Tower 199 hingga Tower 210 dan sempat mengancam jaringan transmisi yang menjadi salah satu penopang sistem kelistrikan di wilayah Lampung. Sesaat setelah menerima laporan, personel PLN langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan jaringan, pemantauan kondisi peralatan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses pemadaman kebakaran.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menyampaikan bahwa kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran terhadap sistem kelistrikan.
“Begitu menerima laporan, personel PLN langsung bergerak ke lokasi dan melakukan langkah-langkah pengamanan. Berkat kesiapsiagaan tim serta kolaborasi seluruh pihak, hanya dalam waktu kurang dari dua jam, Sirkit 2 SUTT Seputih Banyak–Menggala dapat kembali dioperasikan secara normal sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Elvanto.
Elvanto turut menyampaikan apresiasi kepada tim UPT Tanjung Karang serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Kami mengapresiasi gerak cepat tim UPT Tanjung Karang yang berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tulang Bawang, manajemen PT SIL, jajaran TNI AU, serta Polres Tulang Bawang. Sinergi dan aksi sigap seluruh pihak mampu memitigasi potensi gangguan yang lebih luas terhadap sistem kelistrikan,” katanya.
Sebagai langkah antisipatif, PLN UIP3B Sumatera memperkuat pengamanan di sepanjang jalur transmisi dengan menempatkan unit mobil pemadam kebakaran dalam kondisi siaga di titik-titik rawan. PLN juga meningkatkan patroli setiap dua jam oleh Petugas Ground Patrol (PGP) bersama TNI AU serta memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung dan BPBD kabupaten setempat dalam pemetaan serta mitigasi risiko kebakaran lahan.
Elvanto mengajak masyarakat untuk turut menjaga keandalan pasokan listrik dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar ruang bebas atau Right of Way (ROW) jaringan transmisi.
“Pembakaran lahan maupun tindakan lalai, seperti membuang puntung rokok sembarangan, dapat memicu kebakaran yang mengancam jaringan transmisi dan berpotensi menyebabkan gangguan pasokan listrik bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset kelistrikan demi keandalan listrik yang kita nikmati bersama,” tambahnya.
PLN mengingatkan bahwa jaringan SUTT merupakan objek vital nasional yang berperan penting dalam menyalurkan energi listrik untuk kepentingan masyarakat luas. Pemilik lahan dan pengguna jalan yang berada di sekitar jalur transmisi diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Masyarakat yang melihat potensi kebakaran atau aktivitas mencurigakan di sekitar jalur transmisi diharapkan segera melapor kepada pihak berwenang setempat atau melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. Adv
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

