Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk 500 Warga Garut, Dorong Lapangan Kerja Baru
GARUT – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pelatihan agroforestry terintegrasi bagi 500 warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Program ini ditujukan untuk memperluas peluang kerja sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis potensi desa.
Desa Karamatwangi dipilih karena memiliki kawasan hutan sosial seluas sekitar 160 hektare yang dinilai potensial untuk pengembangan sektor agroforestry dan ekonomi masyarakat.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat desa.
“Kami dari Kemnaker siap melatih 500 orang. Silakan Pak Kades dibuatkan data dan daftar peserta pelatihannya,” ujar Yassierli saat dialog interaktif bersama petani Papandayan di Garut, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, program pelatihan dirancang secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar masyarakat memiliki kemampuan kerja sekaligus mampu mengembangkan usaha mandiri.
“Pelatihan ini kami desain agar terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga peluang usaha dari potensi desa yang ada,” katanya.
Pelatihan yang disiapkan mencakup sektor agroforestry, mulai dari budidaya kopi, pengolahan pascapanen, roasting, hingga pelatihan barista. Selain itu, Kemnaker juga memberikan pelatihan hortikultura seperti budidaya kentang dan cabai untuk memperkuat sektor pertanian produktif.
Tak hanya itu, sektor pariwisata juga menjadi perhatian melalui pelatihan hospitality dan tour guide guna mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan pertanian di Garut.
Yassierli berharap program tersebut dapat menjadikan Desa Karamatwangi sebagai desa percontohan pengembangan ekonomi berbasis agroforestry yang mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Dari hulu sampai hilir semuanya terintegrasi. Harapannya, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan bisa mendapatkan peluang kerja dan usaha dari potensi yang ada di desa,” ujarnya.
Sebelumnya, Kemnaker juga telah melaksanakan pelatihan berbasis potensi lokal secara bertahap bagi 64 peserta sepanjang 2025 hingga 2026 di sejumlah desa di wilayah Cisurupan.
Pada 2025, pelatihan dilaksanakan di Desa Genengjaya melalui budidaya kopi dan di Desa Cipaganti melalui pelatihan penyangraian biji kopi. Program tersebut berlanjut pada 2026 di Desa Genengjaya, Desa Karamatwangi, dan Desa Simpang dengan fokus pada budidaya, pascapanen, hingga roasting kopi. Adv
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

