Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Harga Pangan
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) tidak lengah dalam mengendalikan inflasi, meski kondisi saat ini masih relatif terkendali. Fokus utama yang harus dijaga adalah stabilitas harga bahan pangan agar tidak mengalami lonjakan yang membebani masyarakat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan seluruh Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah harus terus bekerja maksimal untuk menjaga stabilitas harga, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
"Kita harus berusaha sekeras-kerasnya agar kelompok makanan, minuman, dan tembakau tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan. Langkah-langkah pengendalian inflasi yang kita lakukan harus membuahkan hasil yang baik," ujar Tomsi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (6/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Tomsi juga memaparkan perkembangan inflasi nasional. Inflasi tahunan (year-on-year/YoY) tercatat sebesar 3,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 1,79 persen.
Sementara itu, inflasi bulanan (month-to-month/MtM) pada Juni 2026 terhadap Mei 2026 tercatat naik 0,44 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi tahunan sebesar 4,67 persen.
Selain itu, kelompok transportasi menyumbang inflasi bulanan sebesar 4,57 persen, sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi sebesar 10,10 persen.
Menurut Tomsi, kenaikan pada sektor transportasi dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
"Kelompok transportasi banyak dipengaruhi kenaikan BBM yang mengikuti harga dunia. Hal itu tentu sulit kita kendalikan. Karena itu, fokus utama kita adalah menjaga harga makanan, minuman, dan tembakau," jelasnya.
Tomsi juga mengungkapkan 10 provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi saat ini, yakni Papua Pegunungan (7,84 persen), Papua Barat (6,99 persen), Aceh (5,84 persen), Papua Barat Daya (5,14 persen), Maluku Utara (5,05 persen), Sumatera Utara (4,79 persen), Gorontalo (4,77 persen), Sumatera Barat (4,70 persen), Sulawesi Tenggara (4,68 persen), dan Kepulauan Riau (4,67 persen).
Ia meminta pemerintah daerah yang angka inflasinya masih berada di atas rata-rata nasional segera mengevaluasi langkah-langkah pengendalian yang telah dilakukan dan memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di daerah.
"Jika diperlukan, segera undang BPS untuk berdiskusi secara mendalam mengenai faktor-faktor penyebab kenaikan harga, sehingga langkah pengendalian dapat dilakukan secara tepat. Bagi daerah yang inflasinya sudah terkendali, saya ucapkan terima kasih," tutup Tomsi. Rls
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

