Jembatan Durian Tandang Miring Diduga Akibat Tambang Ilegal, Aparat dan Warga Turun ke Lokasi
KAMPAR – Ratusan warga Dusun III Durian Tandang, Desa Kualu, Kecamatan Tambang mendatangi lokasi penambangan pasir dan kerikil ilegal di sepanjang aliran Sungai Kampar, Rabu (20/5/2026). Kedatangan warga dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas tambang yang dinilai merusak lingkungan dan mengancam infrastruktur masyarakat.
Warga meminta para pelaku usaha tambang ilegal segera menghentikan aktivitasnya. Mereka menilai kegiatan galian C tersebut telah berdampak terhadap kondisi lingkungan, termasuk menyebabkan jembatan gantung di wilayah itu mengalami kemiringan.
Kapolsek Tambang, AKP Aulia SH, yang hadir di lokasi menegaskan bahwa aktivitas penambangan ilegal tidak diperbolehkan beroperasi dalam bentuk apa pun.
“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa penambangan pasir dan kerikil di sepanjang aliran Sungai Kampar itu tidak memiliki izin dan dinyatakan ilegal,” tegasnya di hadapan warga.
Sementara itu, salah seorang warga mengatakan aktivitas tambang ilegal selama ini sangat meresahkan masyarakat. Menurutnya, jembatan gantung yang menghubungkan Dusun III Durian Tandang dengan dusun lainnya kini dalam kondisi memprihatinkan dan terlihat mulai miring.
“Kami susah payah meminta kepada pemerintah agar akses jembatan gantung dibangun, alhamdulillah akhirnya terwujud. Sekarang malah terancam oleh aktivitas galian C ilegal. Tentu kami tidak mau,” ujar warga tersebut dengan nada kecewa di hadapan aparat penegak hukum. Herdi
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

