Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Pemdes Koto Mesjid Turun Tangan Bersama Warga
KAMPAR – Karena belum mendapat respons dari pemerintah daerah, Pemerintah Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, bersama masyarakat menggelar gotong royong menimbun sejumlah titik jalan yang rusak, Minggu (5/7/2026). Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan mengandalkan bantuan material dan dana dari warga serta para pengendara yang melintas.
Dari pantauan di lapangan, kegiatan gotong royong berlangsung sejak pagi hingga sore. Sejumlah titik jalan yang sebelumnya berlubang dan sempat viral beberapa waktu lalu ditimbun menggunakan batu kerikil. Sementara beberapa titik lainnya diperbaiki dengan pengecoran menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil.
Titik-titik jalan yang sebelumnya selalu tergenang air juga telah ditimbun. Ruas yang selesai dicor masih ditutup sementara hingga beton mengering dan aman untuk dilalui.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Koto Mesjid, Ahmad Alihanafia, S.Sos., mengatakan inisiatif perbaikan dilakukan bersama tokoh masyarakat sambil menunggu respons dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kampar.
Menurutnya, kerusakan jalan sudah sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Selain menghambat mobilitas orang dan barang, kondisi jalan juga telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan.
"Kerusakan jalan ini sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena belum ada penanganan, kami bersama tokoh masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya agar jalan bisa lebih aman dilalui," ujarnya.
Ali menjelaskan, kerusakan tidak hanya terjadi di dalam Desa Koto Mesjid, tetapi juga mulai dari Desa Silam, Kecamatan Kuok, hingga menuju Desa Koto Mesjid dan Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Ruas tersebut disebut merupakan jalan provinsi.
Jalan ini memiliki lalu lintas yang cukup padat karena menjadi jalur penghubung kendaraan dari Kabupaten Rokan Hulu menuju Sumatera Barat sekaligus akses menuju Gerbang Tol XIII Koto Kampar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, PKK, serta warga yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, material, maupun dana untuk mendukung kegiatan gotong royong tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kanit Samapta Polsek XIII Koto Kampar, Iptu Musmuliadi, S.H., yang juga merupakan tokoh masyarakat Koto Mesjid dan menjadi salah satu penggagas kegiatan serta membantu pengadaan material.
"Alhamdulillah, berkat bantuan para tokoh masyarakat terkumpul dua truk colt diesel dan empat mobil L-300 bermuatan batu kerikil serta pasir untuk bahan perbaikan. Ada juga sumbangan dana untuk pembelian semen. Terima kasih kepada seluruh masyarakat, BPD, perangkat desa, hingga PKK yang membantu menyiapkan konsumsi selama gotong royong," kata Ali.
Ia juga mengapresiasi para pengendara yang melintas karena turut memberikan bantuan dana secara sukarela.
Kepada pengguna jalan, Ali mengimbau agar bersabar karena sebagian ruas jalan masih ditutup selama dua hari untuk memberi waktu pengerasan beton hasil pengecoran.
Sebelumnya, kondisi ruas jalan tersebut menjadi sorotan karena mengalami kerusakan parah di banyak titik, mulai dari Desa Silam hingga Desa Pulau Gadang. Kerusakan tersebut menyulitkan pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan. Salah satu titik yang paling rawan berada di kawasan Bukit Keramat, tanjakan terjal di perbatasan Desa Koto Mesjid dan Desa Silam.
Karena keterbatasan anggaran, Pemerintah Desa Koto Mesjid baru mampu melakukan perbaikan pada ruas jalan yang berada di dalam wilayah desa.
Ali mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan proposal usulan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar sejak awal Juni 2026, meski ruas tersebut dikabarkan berstatus jalan provinsi. Ia juga telah berkomunikasi dengan anggota DPRD Riau agar perbaikan dapat dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Riau.
Meski demikian, Ahmad Alihanafia berharap Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kampar dapat segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki seluruh ruas jalan tersebut demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

