Hotspot Nol, Bupati Ahmad Yuzar Pacu Percepatan Penuntasan Karhutla Kampar
BANGKINANG KOTA — Kabar baik datang dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar. Berdasarkan pemantauan terbaru, titik panas atau hotspot telah berada di angka nol.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kampar tidak ingin lengah dan kini memfokuskan penanganan pada proses pendinginan untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si, memimpin expose penanganan Karhutla Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Kampar, Ahad (13/9/2026).
Dalam expose tersebut dibahas berbagai kebutuhan di lapangan untuk mempercepat proses pendinginan dan memastikan penanganan Karhutla dapat dituntaskan secara menyeluruh.
Ahmad Yuzar menegaskan, capaian hotspot nol harus dipertahankan dengan memastikan proses pendinginan dilakukan secara maksimal. Seluruh kebutuhan, mulai dari personel, peralatan hingga dukungan operasional lainnya, akan dipetakan agar penanganan berjalan efektif dan tidak menyisakan potensi munculnya kembali titik api.
Langkah tersebut juga menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, serius, dan terukur.
“Setiap anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Termasuk untuk penanganan Karhutla, apa yang memang dibutuhkan harus kita siapkan agar penanganannya cepat selesai,” tegas Ahmad Yuzar.
Expose turut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kampar.
Pemkab Kampar berkomitmen memperkuat koordinasi dan segera menindaklanjuti seluruh dukungan yang dibutuhkan, dengan prioritas utama menuntaskan proses pendinginan serta mencegah kembali munculnya titik api. Adv
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

