Hendri Domo Tolak Stigma SDM Lokal Lemah, Tegaskan Anak Riau Siap Bersaing
KAMPAR – Tokoh masyarakat Kampar, Hendri Domo, menolak keras anggapan yang menyebut sumber daya manusia (SDM) putra-putri Riau belum siap bekerja di perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah tersebut. Menurutnya, stigma tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat lokal untuk mendapatkan pekerjaan di tanah kelahirannya sendiri.
Hendri menegaskan, generasi muda Riau saat ini memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai untuk bersaing di dunia kerja, termasuk mengisi berbagai posisi strategis di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar.
“Saya sangat kecewa apabila masih ada yang mengatakan SDM anak Riau tidak siap bekerja di perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau, khususnya di Kampar. Jangan sampai isu ini sengaja digulirkan untuk mengurangi kesempatan putra-putri daerah memperoleh pekerjaan yang menjadi hak mereka sebagai bagian dari masyarakat Riau,” ujar Hendri Domo, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, Riau saat ini telah didukung oleh berbagai fasilitas pendidikan dan pelatihan yang mampu mencetak tenaga kerja berkualitas. Mulai dari sekolah kejuruan, perguruan tinggi, balai latihan kerja, hingga berbagai program peningkatan kompetensi telah tersedia untuk mempersiapkan SDM yang siap menghadapi kebutuhan industri.
Ia menilai putra-putri Kampar memiliki kapasitas untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari level staf hingga jabatan strategis.
“Putra-putri Kampar sangat siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan yang beroperasi di Kampar. Silakan berinvestasi dan berusaha di Kampar, tetapi serapan tenaga kerja lokal juga harus besar. Insya Allah, kami siap mengisi berbagai posisi, termasuk jabatan strategis dan pekerjaan lainnya,” katanya.
Anggota DPRD Kampar tersebut juga menekankan bahwa banyak anak muda Riau yang memiliki keterampilan, pengalaman, dan prestasi yang tidak kalah dibandingkan tenaga kerja dari daerah lain. Karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah kesempatan dan kepercayaan dari dunia usaha.
“Riau sudah memiliki fasilitas pendidikan dan pelatihan yang lengkap. Banyak anak-anak Riau yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan prestasi yang membanggakan. Mereka tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain. Yang mereka perlukan adalah kesempatan dan kepercayaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendri mengingatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Riau agar mematuhi regulasi pemerintah daerah terkait pemberdayaan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Perusahaan harus patuh terhadap aturan dan regulasi yang telah dibuat oleh Pemerintah Provinsi Riau maupun pemerintah kabupaten/kota. Kami berharap ada keseriusan dari pihak perusahaan untuk memberikan peluang yang lebih besar kepada anak-anak Riau sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki,” tegasnya.
Menurut Hendri, hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar harus dibangun dalam semangat kemitraan yang saling menguntungkan. Masyarakat lokal, kata dia, tidak ingin hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi yang masuk ke daerah.
“Kami siap mendukung kemajuan perusahaan dan peningkatan produksinya. Anak-anak Riau memiliki semangat kerja, loyalitas, dan kemampuan untuk tumbuh bersama perusahaan. Jangan ragukan kemampuan mereka,” katanya.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan apabila terdapat kebutuhan kompetensi tertentu yang masih perlu ditingkatkan.
“Jika ada kompetensi yang perlu ditingkatkan, mari kita siapkan bersama melalui pelatihan dan transfer pengetahuan. Bukan dengan menutup kesempatan bagi putra-putri daerah. Anak Riau mampu bersaing dengan siapa saja apabila diberikan ruang dan kesempatan yang adil,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Hendri mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat untuk bersama-sama menghapus stigma negatif terhadap SDM lokal.
“Sudah saatnya anak Riau, khususnya Kampar, menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Berikan kesempatan yang setara, karena saya yakin dan percaya anak Riau mampu bersaing, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan perusahaan maupun pembangunan daerah,” pungkasnya. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

