DPRD Kampar Soroti Rendahnya Realisasi Proyek PUPR, Baru Capai 28 Persen
KAMPAR – Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar menyoroti rendahnya realisasi pelaksanaan program dan kegiatan infrastruktur yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar. Selain itu, lambatnya progres penyelesaian ganti rugi lahan pada sejumlah proyek pembangunan juga menjadi perhatian serius legislatif.
Sorotan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kampar dan Dinas PUPR Kampar yang digelar di ruang rapat Komisi IV DPRD Kampar, Senin (22/6/2026). Rapat membahas evaluasi pelaksanaan program infrastruktur, capaian realisasi anggaran, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Ketua Komisi IV DPRD Kampar, Agus Risna Saputra, menegaskan bahwa realisasi kegiatan infrastruktur hingga pertengahan tahun masih jauh dari harapan. Karena itu, pihaknya meminta Dinas PUPR segera melakukan percepatan pelaksanaan program agar target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai rencana.
“Percepatan harus dilakukan agar seluruh program bisa segera dieksekusi tanpa menghambat pembangunan daerah,” tegas Agus.
Selain capaian fisik dan keuangan, Komisi IV juga menyoroti proses ganti rugi lahan yang dinilai masih berjalan lambat. Saat ini, proses tersebut masih berada pada tahap pendataan, konsultasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pengukuran ulang bidang tanah yang terdampak proyek pembangunan.
DPRD berharap seluruh tahapan tersebut dapat dipercepat sehingga tidak menghambat pelaksanaan proyek strategis yang telah direncanakan pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kampar, Rusdi Hanif, mengakui bahwa capaian realisasi kegiatan hingga Juni 2026 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
“Sampai bulan Juni, target realisasi yang direncanakan sebesar 31 persen, namun yang tercapai baru sekitar 28 persen. Artinya masih terdapat deviasi minus sekitar tiga persen,” ungkap Rusdi.
Menurutnya, secara ideal pada triwulan kedua realisasi kegiatan seharusnya sudah berada pada kisaran 40 hingga 50 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya sejumlah kendala yang perlu segera diselesaikan.
“Secara ideal tentu tidak seperti ini. Seharusnya pada triwulan kedua capaian sudah mencapai 40 sampai 50 persen. Ini menunjukkan masih ada kelemahan, kekurangan, dan kendala yang harus segera kita atasi,” katanya.
Rusdi menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya realisasi adalah lambatnya pelaksanaan sejumlah kegiatan, meskipun sebagian besar program telah memiliki anggaran dan tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Untuk mempercepat progres, pihaknya telah menginstruksikan seluruh bidang, khususnya yang menangani pembangunan jalan dan jembatan, agar segera melakukan inventarisasi terhadap pekerjaan yang belum berjalan.
“Saya sudah memerintahkan seluruh bidang, terutama bidang jalan dan jembatan, untuk segera melakukan inventarisasi. Jika tidak ada kendala teknis maupun administrasi, seluruh dokumen harus segera disiapkan dan proses pelaksanaan pekerjaan harus segera dilakukan,” tukasnya. Herdi
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

