Di Tengah Keterbatasan Ruang Fiskal, Eko Sutrisno Pilih Gotong Royong Bangun Infrastruktur Kampar Kiri

KAMPAR – Di tengah keterbatasan ruang fiskal pemerintah daerah, anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Serantau Kampar Kiri, Eko Sutrisno, S.Sos, memilih pendekatan inovatif dalam memberikan pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kampar tersebut mendorong pembangunan infrastruktur berbasis gotong royong dan swadaya masyarakat, sehingga kebutuhan mendesak di tengah masyarakat tetap dapat ditangani tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Salah satu bentuk nyata langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan gotong royong pembangunan dan perbaikan badan jalan di wilayah Kampar Kiri, Minggu (9/8/2026).

Dalam kegiatan itu, Eko turun langsung bersama kepala desa, perangkat desa, masyarakat serta sejumlah pihak lainnya untuk mengerjakan ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

"Ini komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat. Ketika ruang fiskal pemerintah terbatas, tentu kita harus mencari inovasi agar kebutuhan masyarakat tetap bisa diperjuangkan," ujar Eko dalam keterangannya.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi salah satu solusi yang dapat dikembangkan untuk mempercepat pembangunan, khususnya pada kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak menggunakan APBD. Pekerjaan dilakukan melalui sumbangsih tenaga masyarakat serta dukungan para pelaku usaha dan perusahaan yang berdomisili di wilayah Kenegerian Kebun Durian.

"Ini semata-mata sumbangsih dari para pelaku usaha dan perusahaan yang berada di wilayah Kenegerian Kebun Durian. Kita bersama-sama memberikan tenaga dan kepedulian untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Eko menilai, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berbuat bagi masyarakat. Justru, kondisi tersebut harus mendorong lahirnya kreativitas dan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dunia usaha dan wakil rakyat.

"Kalau dikerjakan bersama-sama, insyaallah yang berat menjadi ringan. Yang penting ada kemauan dan kepedulian," tukasnya. Reza

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru