Bupati Karimun Apresiasi Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan Narkoba

KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengapresiasi keberhasilan Tim Reaksi Cepat TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di Perairan Takong Iyu, Kabupaten Karimun, Rabu (10/6/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial AK (67) beserta barang bukti berupa 1.084 gram sabu-sabu dan 582 butir pil ekstasi jenis Hellcat.

Menurut Iskandarsyah, keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya Astacita ke-7 yang berfokus pada penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika.

“Keberhasilan ini memiliki makna yang sangat penting bagi Karimun sebagai wilayah perbatasan yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan negara tetangga. Upaya pencegahan peredaran narkoba harus terus diperkuat demi melindungi masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Iskandarsyah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Komandan Koarmada I yang baru, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim serta memberantas kejahatan lintas negara di wilayah perairan Karimun.

Iskandarsyah menilai pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Menurutnya, diperlukan pendekatan yang menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama nelayan yang rentan dimanfaatkan oleh jaringan penyelundup narkotika internasional.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan represif. Sering kali akar persoalan berada pada kerentanan ekonomi masyarakat pesisir. Ketika nelayan memiliki penghidupan yang layak dan sejahtera, mereka tidak akan mudah tergiur atau dimanfaatkan oleh sindikat narkoba internasional,” katanya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen menjalankan dua program prioritas. Pertama, memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat nelayan melalui kerja sama dengan Lanal, Polres, Kejaksaan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar masyarakat tidak terjebak dalam jaringan peredaran narkotika.

Kedua, mendorong pengembangan industri pesisir dan kegiatan ekonomi produktif di Pulau Karimun guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih kuat sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming kejahatan transnasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penangkapan bermula dari laporan intelijen pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 11.05 WIB yang mendeteksi pergerakan kapal pembawa narkotika dari Tanjung Piai, Malaysia, menuju perairan Karimun.

Melalui penyekatan taktis, petugas berhasil menghentikan sebuah speedboat bermesin 40 PK sekitar pukul 11.50 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan narkotika yang disembunyikan di dalam sekat termos es.

Barang bukti yang diamankan diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp1,917 miliar. Dari jumlah tersebut, aparat memperkirakan sedikitnya 12 ribu jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti, termasuk kapal dan sejumlah uang tunai, telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyidikan lebih lanjut. Advertorial

Editor : Reza MF
Tag : # Kepri



Bagikan

Berita Terbaru