Bangkinang Kota - Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH secara resmi membuka Rembuk Stunting Konvergensi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Kabupaten Kampar Tahun 2021.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menekankan kepada seluruh kepala OPD di Kabupaten Kampar serta instansi terkait yang hadir secara langsung maupun yang hadir melalui media online, untuk dapat berkontribusi dalam konvergensi pencegahan dan penanggulangan stunting.
“Saya minta kepada Camat dan Kepala Desa serta Instansi terkait untuk bersungguh-sungguh mengentaskan masalah Stunting di Kabupaten Kampar, jangan ada lagi Stunting di Kabupaten Kampar”ucap Catur Sugeng.
Demikian disampaikan Bupati Kampar saat membuka rembuk stunting yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar yang juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Kebijakan Publik LGCB-ASR Regional 1 Ditjen Bangda Kementerian Dalam Negeri RepubIik Indonesia Fachrurozi, MPA, Forkopimda Kabupaten Kampar, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kampar, Kepala Puskesmas Se-kabupaten Kampar serta undangan lainnya, Senin, (5/4/2021).
Ditambahkannya konvergensi merupakan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama-sama kelompok sasaran prioritas untuk mencegah stunting. koordinasi dan sinergitas antar sektor ini sangatlah penting sebagai upaya membangun komitmen percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kampar.
Catur Sugeng juga mengatakan saat ini indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi anak kerdil atau kita sebut dengan istilah stunting yang tinggi, sehingga presiden dan wakil presiden telah berkomitmen untuk memimpin langsung upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting agar penurunannya dapat terjadi secara merata.
Selanjutnya Catur Sugeng menyampaikan dengan adanya penetapan konvergensi tersebut Kabupaten Kampar telah melaksanakan intervensi stunting baik intervensi gizi spesifik maupun intervensi gizi sensitive selama 3 (tiga) tahun yang dimulai sejak ditetapkan Kabupaten Kampar sebagai lokasi fokus stunting pada tahun 2019, dimana pada tahun 2019 tersebut ditetapkan 10 desa lokus setelah di intervensi terjadi penurunan 7 desa sedangkan pada tahun 2020 ditetapkan 16 desa lokus dan terjadi penurunan 10 desa.
Sementara itu Kepala Bapeda Kabupaten Kampar Azwan dalam laporannya memaparkan sesuai dengan amanat peraturan presiden nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (tpb), upaya percepatan perbaikan gizi merupakan bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan untuk mencegah kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan.
Selanjutnya Azwan juga menyampaikan penguatan pelaksanaan program nasional tentang stunting ini tercantum dalam peraturan presiden nomor 18 tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024,dengan arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan adalah “ meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan ini antara lain penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar (primary health care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi”.
Diakhir Laporannya Azwan menyampaikan berdasarkan keputusan menteri perencanaan pembangunan nasional/kepala bappenas nomor kep 42/m.ppn/hk/04/2020 tentang penetapan perluasan kabupaten/kota lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2021 telah ditetapkan 260 kabupaten/kota untuk dilakukan intervensi penanganan stunting di tahun 2021 salah satu adalah kabupaten kampar.(Rls prot-dokpim)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
DPRD Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Siswa SMPN 1 Tebing Tinggi, Bahas Perundungan hingga Beasiswa
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 21:10 WIB
GRANAT dan JMSI Kampar Matangkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Universitas Pahlawan
- Kampar
- 26 Oktober 2026 18:56 WIB
Pemprov Riau Perkuat Sinergi Perluasan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha
- Riau
- 26 Oktober 2026 14:08 WIB
Kapolres Pimpin Apel Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Keselamatan Berlalu Lintas Jadi Prioritas
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 13:27 WIB
KPU dan Bawaslu Sambangi Kemenag Kampar, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2029 Jadi Fokus
- Kampar
- 26 Oktober 2026 11:46 WIB
81 Tahun Menerangi Negeri, PLN UIP3B Sumatera Hadirkan Cahaya Baru bagi 81 Pasang Mata
- Nasional
- 25 Oktober 2026 15:51 WIB
Seorang Pria Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas Ditangkap Polsek Tebing tinggi
- Hukrim
- 25 Oktober 2026 09:24 WIB
Polres Pelalawan Amankan 1000 Liter Minyak Solar, Di Duga Di Timbun Ilegal Di Pangkalan Kuras
- Pelalawan
- 25 Oktober 2026 09:20 WIB
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Plt Gubri Dukung Pemerataan Akses Keuangan
- Riau
- 22 Oktober 2026 20:22 WIB

