BPBD Kampar Laporkan Kondisi Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Masih Aman
KAMPAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang masih dalam keadaan aman.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa elevasi atau ketinggian muka air waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada level 81,09 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Selain itu, debit air yang masuk ke waduk (inflow) tercatat sebesar 629,47 meter kubik per detik (m?3;/s), sementara debit air yang keluar melalui turbin (outflow) mencapai 321,90 m?3;/s.
"Data pemantauan menunjukkan kondisi PLTA Koto Panjang masih terkendali. Elevasi waduk berada di angka 81,09 mdpl dengan inflow 629,47 meter kubik per detik dan outflow turbin 321,90 meter kubik per detik," ujar Adi Candra Lukita, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, BPBD Kampar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi waduk dan cuaca di wilayah hulu guna mengantisipasi potensi peningkatan debit air, terutama di tengah masih tingginya peluang hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.
Berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi Kabupaten Kampar, cuaca di beberapa wilayah masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Meski demikian, hingga laporan diterbitkan, BPBD Kampar memastikan belum terdapat kejadian bencana hidrometeorologi yang dilaporkan di wilayah Kabupaten Kampar.
Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Kampar juga diimbau untuk tetap memperhatikan informasi resmi dari pemerintah dan pengelola PLTA terkait perkembangan debit air waduk maupun kondisi cuaca yang dapat memengaruhi tinggi muka air sungai.
BPBD Kampar menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi waduk tetap aman serta memberikan informasi secara berkala kepada masyarakat apabila terjadi perubahan signifikan pada elevasi maupun debit air PLTA Koto Panjang. Reza
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

