Bapenda Kampar Optimistis Realisasi PAD Meningkat Signifikan pada Semester II 2026

BANGKINANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar terus mengoptimalkan pengelolaan dan pemungutan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memastikan target pendapatan daerah tahun 2026 dapat tercapai.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bapenda Kampar, H. Zamhur, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Kampar dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung DPRD Kampar, Bangkinang Kota, Senin (15/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Bapenda Kampar memaparkan perkembangan realisasi PAD sekaligus potensi pendapatan yang masih dapat dioptimalkan pada sisa tahun anggaran 2026.

Zamhur mengatakan, evaluasi capaian PAD tidak dapat hanya melihat angka realisasi pada satu periode. Menurutnya, capaian pendapatan daerah harus dilihat secara akumulatif hingga akhir tahun anggaran dengan mempertimbangkan pola penerimaan pada setiap triwulan.

"Agenda rapat ini untuk menjelaskan kepada Komisi III terkait potensi dan kesiapan daerah agar target PAD yang telah ditetapkan dapat terealisasi sesuai harapan," ujar Zamhur.

Ia menjelaskan, realisasi PAD pada awal tahun umumnya masih relatif rendah karena penerimaan daerah memiliki pola yang meningkat secara bertahap. Berdasarkan pola tersebut, realisasi PAD biasanya berada di kisaran 15 persen pada triwulan pertama, kemudian meningkat sekitar 40 persen pada triwulan kedua, mencapai 75 persen pada triwulan ketiga dan selanjutnya mendekati target pada akhir tahun.

Karena itu, Zamhur meminta agar capaian PAD pada periode awal tahun tidak dijadikan sebagai tolok ukur akhir terhadap kinerja OPD penghasil PAD.

"Belum bisa dipastikan OPD tersebut tidak berhasil, karena perhitungannya masih akumulatif hingga 31 Mei 2026. Jadi belum bisa dijadikan tolak ukur," katanya.

Menurut Zamhur, kondisi tersebut juga terjadi di Bapenda Kampar. Meski realisasi PAD hingga periode tertentu masih belum maksimal, Bapenda tetap optimistis penerimaan akan mengalami peningkatan signifikan memasuki semester kedua.

"Per 1 Juli nanti kami optimistis realisasi PAD akan melampaui target yang telah ditetapkan. Biasanya capaian PAD meningkat secara bertahap pada setiap triwulan," jelasnya.

Bapenda Kampar, lanjut Zamhur, akan terus melakukan berbagai langkah optimalisasi untuk meningkatkan penerimaan daerah. Potensi-potensi PAD yang tersedia akan terus dipetakan dan dimaksimalkan sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kampar, M. Rizal Rambe, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemaparan dalam RDP, realisasi PAD Kabupaten Kampar secara keseluruhan berada di kisaran 31 persen.

"Dari pemaparan tadi, seluruh OPD optimistis target PAD dapat tercapai. Bahkan pada Juli 2026 diharapkan terjadi peningkatan yang signifikan," ujarnya.

Rizal juga mengapresiasi langkah Bapenda dan OPD penghasil PAD yang terus melakukan evaluasi serta menggali potensi pendapatan daerah.

Ia mengingatkan agar seluruh OPD tetap bekerja maksimal, sehingga potensi pendapatan yang ada dapat dioptimalkan dan target PAD Kabupaten Kampar tahun 2026 dapat tercapai.

"Kami mengimbau seluruh OPD untuk terus mengejar target PAD secara maksimal sehingga target pendapatan daerah tahun ini dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan," tegasnya. Adv

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru