Waspadai Penurunan Air Tanah, Pelaku Usaha Diminta Beralih ke PDAM
PEKANBARU – Pertumbuhan bangunan dan aktivitas usaha yang terus meningkat di Kota Pekanbaru mulai memunculkan ancaman lingkungan dari bawah permukaan tanah. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan adanya penurunan cadangan air tanah akibat pemakaian berlebihan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemko Pekanbaru mendorong para pelaku usaha beralih menggunakan layanan air perpipaan milik PDAM Tirta Siak Pekanbaru guna menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketersediaan air bersih di masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Regulasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan penggunaan air tanah yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan kondisi geografis Pekanbaru mulai mengalami penurunan elevasi akibat eksploitasi air tanah yang terus berlangsung.
“Kita siapkan regulasi ini untuk menyikapi kondisi lingkungan. Elevasi air tanah kita terus menurun, sehingga harus ada tata kelola yang jelas dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat tanpa merusak ekosistem,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Menurut Ingot, hingga kini masih banyak bangunan dan pelaku usaha yang belum menggunakan sambungan air perpipaan pemerintah dan masih mengandalkan sumur bor maupun air tanah.
Jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa pengendalian, dampaknya dikhawatirkan akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, mulai dari penurunan kualitas lingkungan hingga ancaman krisis air bersih.
Karena itu, Pemko Pekanbaru berharap pelaku usaha mulai mengubah pola pikir dengan beralih ke layanan air perpipaan demi menjaga keseimbangan lingkungan kota.
“Dukungan pelaku usaha sangat penting untuk melindungi ketersediaan air bersih di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Siak Pekanbaru, Suryana, menyebut pihaknya terus meningkatkan kapasitas produksi air bersih agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
Saat ini, kapasitas produksi SPAM mencapai maksimal 1.000 liter per detik dan secara bertahap telah menjangkau empat zona pelayanan di Kota Pekanbaru.
PDAM Tirta Siak juga mengelola tiga unit SPAM yang melayani 13 kecamatan di Pekanbaru, meski masih terdapat dua kecamatan yang belum terjangkau layanan perpipaan.
“Wilayah pelayanan saat ini memang belum mencakup seluruh kota karena pertimbangan investasi, namun optimalisasi terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur SPAM yang ada,” pungkas Suryana. Milla
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

