Veda Ega Tetap Optimistis Meski Kena Long Lap Penalty di Balaton Park
BALATON PARK – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tetap optimistis menghadapi balapan Moto3 Hungaria meski harus menjalani hukuman Long Lap Penalty (LLP) pada race yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6).
Rider Honda Team Asia itu dijatuhi hukuman setelah dinilai melambat dan mengganggu laju Ruche Moodley dari CODE Motorsports di Tikungan 5 saat sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (6/6).
Karena merupakan pelanggaran pertama yang dilakukan Veda pada musim ini, FIM MotoGP Steward Panel menjatuhkan hukuman satu kali Long Lap Penalty yang harus dijalani dalam balapan Moto3 Hungaria.
Selain Veda, dua pembalap lainnya juga menerima hukuman serupa, yakni Matteo Bertelle dari LEVEL UP-MTA dan Eddie O'Shea dari GRYD Racing.
Meski mendapat penalti, Veda tetap berhasil mengamankan posisi start kesembilan setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 46,845 detik. Hasil tersebut menjadi kali kelima pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menembus 10 besar grid start dalam delapan seri Grand Prix musim ini.
Balaton Park sendiri merupakan sirkuit baru bagi Veda. Ia mengaku menghadapi sejumlah tantangan sepanjang sesi latihan dan kualifikasi.
"Hari ini bukanlah hari yang sempurna, tetapi juga bukan hari yang buruk," ujar Veda dikutip dari MotoGP.
Ia menjelaskan bahwa dirinya mengalami kecelakaan pada awal sesi FP2 sehingga tidak dapat menyelesaikan simulasi balapan yang telah direncanakan bersama tim.
"Pada pagi hari saya mengalami kecelakaan di awal FP2, jadi saya tidak bisa menyelesaikan long run yang telah kami rencanakan. Untungnya saya baik-baik saja dan siap kembali untuk kualifikasi," katanya.
Meski demikian, Veda merasa cukup nyaman saat menjalani sesi Q2.
"Di sesi Q2, saya merasa nyaman dan percaya diri di atas motor, terutama saat pengereman yang cukup kuat. Itu sangat penting karena bisa sangat membantu selama balapan," ungkapnya.
Sayangnya, catatan lap terbaiknya dibatalkan akibat adanya bendera kuning di lintasan, sehingga peluang untuk meraih posisi start yang lebih baik pun hilang.
"Lap terbaik saya dibatalkan karena bendera kuning, dan selisih waktu dengan pembalap di depan sangat kecil," tambahnya.
Kendati harus memulai balapan dari posisi kesembilan dan menjalani Long Lap Penalty, Veda tetap yakin mampu bersaing dengan kelompok terdepan.
"Start dari posisi kesembilan masih merupakan hasil yang layak dan membuat kami tetap dekat dengan grup depan. Sayang sekali mendapat Long Lap Penalty, namun besok saya akan melakukan yang terbaik untuk merebut kembali posisi dan berjuang demi hasil terbaik yang bisa diraih," tukasnya.
(REZA)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

